nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tawuran di Depok, 3 Pelajar Kritis Kena Bacok

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Rabu 23 Januari 2019 15:11 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 23 338 2008325 tawuran-pelajar-di-depok-3-pelajar-kritis-kena-bacok-znFLucvsNi.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

DEPOK - Tawuran antarpelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat terjadi di bukit Barisan Kelurahan limo, Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa 22 Januari 2019 sekira pukul 17.30 WIB.

Tawuran yang melibatkan empat sekolah, yakni Mts Hidayatul Umam Cinere bergabung dengan SMP Arrahman Citayam melawan Tadika Pertiwi Cinere yang bergabung dengan SMP 9 Terbuka Pancoran. (Baca Juga: Tawuran di Pasar Rumput, Halte Rusak Batu dan Kaca Berserakan di Jalan)

Paur Humas Polresta Depok Ipda I Made Budi mengatakan, tawuran tersebut mengakibatkan tiga pelajar NW (14) siswa Mts Hidayatul Ummam, ZP (14) siswa SMP Arrahman Citayam, AS (14) siswa Mts Hidayatul Ummam kritis. Mereka terkena luka sabetan senjata tajam di bagian kepala dan lengan.

"Kami mendapatkan Informasi dari sekuriti Klinik Prima Husada yang mendapati 3 orang anak sekolah yang luka-luka. Karena curiga akibat dari melakukan tawuran, kemudian melaporkan ke Polsek Limo. Setelah itu, kemudian piket fungsi Polsek Limo melakukan interogasi kepada korban di Klinik Prima Husada dan membawa salah satu korban ke Rumah Sakit Fatmawati," kata Made saat dihubungi wartawan, Rabu (23/1/2019).

 Ilustrasi

Adanya informasi dan mendapatkan keterangan sementara dari korban dan saksi polisi langsung melakukan penyisiran di lokasi kejadian hingga ke Perum Graha. Kemudian, didapatkan pelajar yang terlibat tawuran dan diduga sebagai pelaku pembacokan dengan sajam. Sebanyak 9 pelajar diamankan di Polsek Limo, Depok.

"Saat ini, sembilan pelajar tersebut sudah diamankan beberapa anak yang sedang nongkrong," katanya. (Baca Juga: 2 Pelajar Pelaku Pembacokan saat Tawuran Ditangkap Polisi)

Mereka adalah FA, IH, AP, AS, RR, AA siswa SMP Hidayatul Ummam, dan FA dari SMP Arrahman Citayam, A tidak sekolah, MF alias A siswa SMK Tadika Pertiwi. Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa senjata tajam dan kendaraan roda dua.

Penyidik Polsek Limo kini tengah mendalami dan tidak kemungkinan ada pelaku lainya. "Ada barang bukti 5 buah celurit, 1 besi dan 4 motor. Kami akan telusuri kejadian dan memeriksa para pelaku," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini