Pasukan Marching Band Polisi Berbaris di Lapangan Mako Brimob, Ada Apa?

Wahyu Muntinanto, Okezone · Kamis 24 Januari 2019 09:19 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 24 338 2008679 pasukan-marching-band-polisi-berbaris-di-lapangan-mako-brimob-ada-apa-GWGCLczMnq.JPG Situasi terkini di depan Rutan Mako Brimob (Foto: Wahyu/Okezone)

DEPOK - Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok dipastikan akan meninggalkan Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok untuk menghirup udara bebas, Kamis (24/1/2019). Namun hingga pukul 09.00 WIB belum ada tanda-tanda mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut keluar.

Padahal, Ahoker sebutan bagi simpatisan Ahok, terus berdatangan, bahkan, sampai menginap di pelataran pertokoan sekitar lokasi. Wartawan dari berbagai media, baik nasional maupun internasional, tetap menunggu di depan gerbang.

Polisi lalu lintas tampak bekerja keras mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar. Sedangkan di halaman Mako Brimob ribuan personel Korps Brimob tampak sudah turun ke lapangan. Ribuan anggota itu berjejer dan tampak menyiapkan suatu penyambutan. Pasukan itu membawa peralatan musik marching band. Lantas, untuk apa seremonial itu?

Dari keterangan anggota kepolisian ternyata ribuan anggota Brimob itu sengaja diperintahkan turun ke lapangan dalam rangka acara pisah-sambut Komandan Korps Brimob Polri. "Ada pisah sambut Dankor Brimob yang baru," ucap anggota yang menolak diungkap identitasnya.

Situasi Rutan Mako Brimob

Sebagai informasi, Kapolri Jenderal Tito Karnavian memutasi sejumlah Perwira Tinggi dan Perwira Menengah Polri. Mutasi tertuang dalam surat bernomor ST/ 188 /I/KEP./2019 Tanggal 22 Januari 2019.

Irjen Pol Rudy Sufariadi yang sebelumnya menjabat Komandan Korps Brimob dimutasi sebagai Asops Kapolri. Sebagai pengganti, Irjen Pol Ilham Salahudin mendapat promosi sebagai Komandan Korps Brimob Polri yang baru. Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol M Iqbal, mengatakan, mutasi ini sebagai penyegarangan institusi Polri.

"Sebagai penyegaran sehingga Polri semakin kuat dan optimal dalam mengayomi, menerapkan kamtibmas dan gakkum. Dan itu hal yang biasa dalam organisasi Polri," kata Iqbal beberapa waktu lalu.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini