Ketua DPRD DKI: Skybridge Bukan Solusi untuk PKL Tanah Abang

Fadel Prayoga, Okezone · Jum'at 25 Januari 2019 22:37 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 25 338 2009589 ketua-dprd-dki-skybridge-bukan-solusi-untuk-pkl-tanah-abang-UHrMrj4RPj.jpg Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi menyebut, keberadaan jembatan penyeberangan multiguna (JPM) atau skybridge di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, bukan merupakan solusi untuk menghilangkan pedagang kaki lima (PKL) di sana.

"Bukan dengan skybridge, saya tidak setuju. Akhirnya apa? Sekarang kekurangan tempat, kelebihan PKL. Larinya ke mana? Ke bawah lagi," kata Prasetyo di Jakarta, Jumat (25/1/2019).

Menurut dia, solusi terbaik dari kesemrawutan di sana ialah Pemprov DKI harus membeli lahan yang tempatnya strategis untuk para pedagang menjajakan barangnya. Kata dia, APBD DKI yang melimpah harusnya mampu menyediakan tempat berdagang yang diminati pembeli.

"Ya, harus ada pemerintah beresin. PKL itu harus ditempatkan di tempat yang baik. Harusnya beli kawasan Tanah Abang. Kita punya uang," ujarnya.

Skybridge Tanah Abang

Politikus PDI Perjuangan itu menuturkan, sebaiknya Pasar Tanah Abang disulap menjadi pusat perbelanjaan yang rapi dan tertib. Contohnya, seperti di Sudirman Central Business District (SCBD). "Contohnya kayak SCBD lah gitu," kata dia.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu sempat terjadi keributan antara Satpol PP dan PKL. Kericuhan pertama terjadi pada Kamis, 17 Januari 2019. Jajaran penegak Perda dipukul mundur oleh para PKL. Dua mobil pun tak luput dari keberingasan massa yang tersulut emosinya. Kemudian pada Minggu, 20 Januari 2019 kembali terjadi kerusuhan. Para pedagang tetap ngotot dan melawan petugas saat hendak ditertibkan.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini