nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hindari Persaingan, PKS Larang 3 Cawagub DKI Berbicara ke Media

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 28 Januari 2019 10:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 28 338 2010212 hindari-persaingan-pks-larang-3-cawagub-dki-berbicara-ke-media-zFYmvdbxLX.jpg Tiga kandidat cawagub DKI Jakarta ketika mengunjungi fraksi-fraksi DPRD. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melarang tiga kadernya yang menjadi calon wakil gubernur DKI untuk berbicara ke media. Hal itu dilakukan untuk menghindari persaingan antar-ketiga kandidat di depan publik.

"Kita hold dulu. Bukan enggak boleh. Nanti kan mereka pasti akan bicara, sehingga akhirnya mereka nanti akan menyampaikan," kata Ketua Bidang Humas DPW PKS DKI Jakarta Zakaria Maulana Alif, Senin (28/1/2019).

Ia mengatakan, pelarangan itu hanya sementara. Nantinya setelah uji dan kepatutan dan kelayakan, maka mereka diizinkan kembali berbincang-bincang dengan awak media.

"Enggak mau nanti satu sama lain, mohon maaf sekali lagi, bersaing begitu. Mohon maaf sekali lagi ya, saya enggak berprasangka, tapi ini menjaga untuk semualah," ujar Zakaria.

(Baca juga: Pesan Buat 3 Kader PKS, Demokrat: Jika Jadi Wagub DKI Jangan Elitis)

Ilustrasi cawagub DKI. (Foto: Okezone)

Rencananya setelah melakukan uji kepatutan dan kelayakan, ketiga cawagub DKI bakal melaksanakan focus group discussion (FGD) atau konsultasi publik bersama beberapa tokoh. Mereka bisa memberikan masukan terkait kandidat orang nomor 2 di Ibu Kota harus seperti apa.

"Iya ada FGD nanti. Rangkaian timeline-nya saya lupa. Sampai tanggal 3 nanti kan ada FGD kalau enggak salah. Di situ nanti berhak memberikan masukan, tokoh masyarakat juga memberikan masukan dan segala macam," katanya.

(Baca juga: Kelamaan Menjomblo, Ketua DPRD DKI: Kasihan Pak Anies)

Seperti diketahui, empat panelis ditunjuk untuk melakukan uji kepatutan dan kelayakan. Mereka adalah Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Syarif, peneliti dari LIPI Siti Zuhro, pakar kebijakan publik Eko Prasodjo, dan pengamat politik Ubedilah Badrun.

Sementara untuk cawagubnya sendiri sudah mengerucut menjadi tiga nama. Masing-masing adalah Ahmad Syaikhu, Agung Julianto, dan Abdurrahman Suhaimi.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini