nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

187 Orang Terserang DBD di Depok, Diprediksi Akan Terus Bertambah

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Senin 28 Januari 2019 10:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 28 338 2010222 187-orang-terserang-dbd-di-depok-diprediksi-akan-terus-bertambah-pLyDUnFj6N.jpg Nyamuk Aedes Aegypti (Foto: ist)

 DEPOK - Wabah Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Depok masih merajalela. Pasalnya, ada ratusan penderita penyakit yang disebabkan nyamuk Aedes Aegypti tersebut.

Data Dinas Kesehatan Kota Depok, hingga Minggu 27 Januari 2019, angka penderita penyakit DBD di Kota Depok telah mencapai 187 orang dan diperkirakan masih akan terus bertambah. Ratusan penderita DBD tersebut saat ini masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan di Kota Depok.

 Baca juga: Cegah DBD, DKI Fokus Pemberantasan Nyamuk hingga Mengedukasi Masyarakat

"Total pasien yang dirawat ada 187 orang. Yang beralamat di Depok 133 orang, dari luar Depok ada 54 orang," kata Umi Zakiyati, Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Depok, saat dihubungi wartawan, Senin (28/1/2019).

 Nyamuk DBD

Umi menjelaskan, kondisi pasien DBD berbeda-beda. Ada yang parah hingga harus dirawat inap, ada pula yang sedang hingga ringan sehingga tidak sampai dirawat intensif. Meski demikian, dia meminta warga untuk terus memerhatikan kondisi kesehatannya.

 Baca juga: Anies: Penderita DBD di DKI Naik Dua Kali Lipat Mencapai 370 Orang

"Kita lihat (penurunan) trombositnya drastis, (ada yang) di bawah 100. Untuk menjaga agar tidak pendarahan, syok, harusnya dirawat di rumah sakit," jelasnya.

Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk melakukan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing. Hal ini bertujuan guna mengantisipasi berkembangnya jentik nyamuk aedes aegypti yang dapat menyebabkan penyakit DBD.

 Baca juga: Kelembapan Udara Cukup Tinggi, 3 Wilayah di DKI Ini Rawan DBD

"Kami mengimbau kepada warga agar terus kerja bakti untuk memberantas jentik nyamuk yang menyebabkan penyakit DBD. Kami juga berharap warga berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan," pungkasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini