nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fraksi Nasdem : Wagub DKI Harus Mampu Tekan Silpa

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 29 Januari 2019 21:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 29 338 2011078 fraksi-nasdem-wagub-dki-harus-mampu-tekan-silpa-YtFrNmVh9J.jpg Tiga kandidat cawagub DKI Jakarta. (Foto : Dok Okezone)

JAKARTA – Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta meminta kepada seluruh cawagub DKI Jakarta untuk mengerti segala persoalan yang ada di Ibu Kota. Sehingga, mereka bisa menurunkan angka Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) APBD DKI yang setiap tahunnya selalu tinggi.

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI, Bestari Barus mencontohkan, Silpa pada APBD DKI 2018 saja mencapai Rp13,16 triliun. Sebab rendahnya Silpa menandakan keberhasilan seorang pemimpin daerah.

"Pertama bahwa kita menginginkan Silpa itu rendah jangan tinggi-tinggi. Silpa yang rendah itu menandakan kinerja baik karena kepala daerah itu dinilai berhasil, terutama dari Silpa-nya," kata Bestari usai menerima kunjungan cawagub DKI di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019).

Seperti diketahui ketiga cawagub DKI yang berasal dari PKS itu adalah Ahmad Syaikhu, Agung Julianto, dan Abdurrahman Suhaimi.

Ahmad Syaikhu okezone

Bestari mengatakan, Fraksi Nasdem siap untuk menyukseskan pemilihan kursi DKI-2 sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

"Pemilihan wakil gubernur prinsipnya Nasdem itu adalah menginginkan adanya wakil gubernur segera," ujarnya.

(Baca Juga : 3 Kandidat Cawagub DKI Jakarta Sowan ke Fraksi PDIP)

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI, Achmad Yani menegaskan, pihaknya bersama NasDem sepakat agar persoalan kekosongan wakil gubernur segera dituntaskan dalam waktu dekat.

"PKS bersama dengan Fraksi Nasdem juga bahwa memang sudah terlalu lama kita menunggu wakil gubernur yang kalau bahasa Betawinya Nasdem nih udah geregetan pengen supaya segera ada wakil gubernur. Alhamdulillah pada hari ini kita bisa bertemu," katanya.

(Baca Juga : Hindari Persaingan, PKS Larang 3 Cawagub DKI Berbicara ke Media)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini