nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PKS: Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto Cawagub DKI Pengganti Sandiaga

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 11 Februari 2019 17:42 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 11 338 2016460 pks-ahmad-syaikhu-dan-agung-yulianto-cawagub-dki-pengganti-sandiaga-bZEkouWmfM.jpg PKS (Okezone)

JAKARTA – PKS mengumumkan dua calon wakil gubernur DKI Jakarta yang sudah lulus uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Kedua nama kader PKS itu akan diajukan ke Gubernur Anies Baswedan.

Ketua Umum DPW PKS DKI Jakarta, Shakir Purnomo mengungkapkan, kedua nama calon pengganti Sandiaga Uno tersebut adalah Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

"Bahwa dua nama yang akan disampaikan ke gubernur nanti insya Allah adalah Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu,” kata Shakir, Senin (11/2/2019).

Ahmad Syaikhu merupakan mantan Wakil Wali Kota Bekasi yang pernah maju di Pilgub Jawa Barat 2018, mendampingi Sudrajat, tapi kalah suara dari Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.

Sedangkan Agung Yulianto adalah pengusaha produk herbal yang kini menjabat Sekretaris Umum PKS DKI Jakarta.

 

Ahmad Syaikhu (Okezone)

Sebenarnya ada tiga kandidat yang ikut uji uji kelayakan cawagub DKI. Tapi, tim panelis tidak meloloskan Abdurrahman Suhaimi, Ketua Fraksi PKS di DPRD DKI. Artinya hanya Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu yang direkomendasi sebagai calon pendamping Anies Baswedan.

Shakir mengatakan, seleksi yang dilakukan tim panelis sangat profesionalisme.

Adapun tujuh kriteria yang diuji tim yakni integritas, pengetahuan dan pemahaman terhadap RPJMD, rekam jejak, relasi dengan DPRD, kecocokan dengan gubernur, memiliki akseptabilitas publik, dan mampu merepresentasikan partai pengusung yakni PKS dan Gerindra.

Menurut dia, Agung dan Syaikhu memenuhi persyaratan yang diajukan para panelis dan tokoh masyarakat. Ia berharap siapapun yang terpilih jadi wagub nanti dapat membawa Ibu Kota ke arah lebih baik lagi.

"Sehingga insyaAllah sudah mewakili harapan dari posisi cawagub yang akan diisi,” ujarnya.

PKS segera menyerahkan kedua nama itu ke Anies Baswedan, untuk selanjutnya diajukan ke DPRD DKI Jakarta dan ditetapkan sebagai wakil gubernur.

 

Anies Baswedan (Okezone)

Seharusnya, Anies Baswedan sudah menerima nama tersebut secara resmi hari ini, tapi surat rekomendasi tertunda diserahkan karena belum ditandatangani Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, M. Taufik.

“Mudah-mudahan bisa diberikan gubernur dan gubernur akan berkirim surat ke DPRD DKI secepatnya,” ujarnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini