nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bongkar Jaringan Narkoba Kampung Ambon, Polisi Tangkap 6 Pengedar

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 14 Februari 2019 15:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 14 338 2017916 bongkar-jaringan-narkoba-kampung-ambon-polisi-tangkap-6-pengedar-E5iaM9KaDl.jpg Ilustrasi.

JAKARTA - Polisi menangkap jaringan sindikat pengedar narkoba yang sehari-hari beraksi di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat. Dalam operasi itu, aparat menangkap enam orang, yakni R, TP, JS alias Ucok, A, DSK, dan SB.

Kapolsek Cengkareng, Kompol H Khoiri mengatakan, pengungkapan kasus berawal dari penangkapan tersangka R di dekat Pasar Timbul, Kapuk Cengkareng, Rabu 30 Januari 2019. Dari tangan R, polisi menyita sembilan paket kecil sabu seberat 1,97 gram.

"Dikembangkan dengan mengarah ke Komplek Ambon dan diamankan bandar narkoba yang berinisial TP, dan ditemukan dua paket sabu seberat 0,33 gram," kata Khoiri, Kamis (14/2/2019).

Ilustrasi.

Pihaknya melakukan pengembangan dan berhasil menangkap JS alias Ucok. Dalam jaringan ini, dia berperan sebagai penyuplai sabu ke TP. "Tersangka JS kita tangkap pada Rabu 6 Februari 2019 malam," tuturnya.

(Baca juga: Oknum Polisi Jaringan Bandar Sabu yang Divonis Bebas, Siap Dipecat)

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Antonius menambahkan, dari penangkapan sebelumnya, mereka kembali mendapat informasi baru hingga berhasil menciduk A di Kapuk, Cengkareng. Polisi menyita lima paket sabu dengan berat bruto 4,28 gram. Dari sana lantas ditangkap lagi tersangka lain yaitu DSK yang merupakan bandar sabu di Kampung Ambon.

Antonius menyebut, dari tangan DSK, ditemukan barang bukti sabu sebanyak empat paket kecil dengan berat bruto 0.90 gram, dan uang hasil penjualan sebesar Rp600 ribu.

Selain itu, Antonius mengatakan, pada Kamis 7 Februari 2019, pihaknya terus melakukan operasi narkoba di kawasan Kampung Ambon dan berhasil menangkap satu tersangka lagi, yaitu SB dengan barang bukti satu paket sabu seberat 0,24 gram

"Sampai saat ini, kami masih terus melakukan pengembangan dan penyelidikan terhadap pelaku pengedar narkoba tersebut," imbuhnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini