Puslabfor Bareskrim Polri Gelar Olah TKP Lokasi Ledakan Granat di Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 15 Februari 2019 17:10 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 15 338 2018488 puslabfor-bareskrim-polri-gelar-olah-tkp-lokasi-ledakan-granat-di-bogor-oKPYHqIIwO.jpg Olah TKP di Lokasi Ledakan Granat di Bogor yang Menewaskan Dua Anak (foto: Putra RA/Okezone)

BOGOR - Tim Puslabfor Bareskrim Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ledakan granat GLM yang menewaskan dua anak di Kecamatan Cibungbulang, Bogor, Jawa Barat.

Pantauan Okezone, Tim Puslabfor Bareskrim Mabes Polri tiba lokasi ledakan granat GLM sekitar pukul 14.30 WIB. Mereka pun langsung melakukan oleh tempat kejadian perkara yang berada di samping rumah Muhammad Mubarok (10) yang menjadi salah satu korban tewas dalam insiden ledakan tersebut.

(Baca Juga: Korban Tewas Granat Meledak di Bogor Bertambah Jadi 2 Orang) 

"Kami hanya memastikan, karena melihat lokasi ini memang benar ada ledakan. Kemudian ada lubang-lubang ini dari serpihan granat," kata Kasubid Bahan Peledak, Puslabfor Bareskrim Mabes Polri, Kompol Jakaria, di lokasi ledakan, Jumat (15/2/2019).

Olah TKP di Lokasi Ledakan Granat di Bogor yang Menewaskan Dua Anak (foto: Putra RA/Okezone)	 

Selain melakukan olah TKP, polisi juga mengumpulkan keterangan dari orangtua korban untuk mengidentifikasi bentuk dari granat tersebut.

"Setiap ledakan pasti meninggalkan residu, itu yang akan kita uji laboratorium. Kemudian kita akan bandingkan, nanti hasilnya apa kita bandingkan dengan referensi nanti mengarahnya. Intinya yang masih kita leriksa jenis bahan peledaknya," tuturnya

Sebelumnya, tiga anak menjadi korban ledakan granat GLM di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor pada Kamis 14 Februari 2019 kemarin. Dua anak diantaranya bernama Muhammad Mubarok (10) dan Muhammad Doni meninggal dunia akibat ledakan itu.

Sementara, temannya Khoirul Islami (10) selamat dan masih dirawat di RSUD Leuwiliang. Granat tersebut diketahui diambil mereka dari area Lapangan Tembak milik TNI AD, kemudian dimainkan sehingga meledak.

(Baca Juga: Sebelum Meledak, Granat yang Tewaskan Dua Bocah Dikira Onderdil Mobil)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini