nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lagi Asyik Mancing, Pemuda Misterius di Bekasi Tewas Tersambar Petir

Wijayakusuma, Jurnalis · Senin 18 Februari 2019 17:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 18 338 2019686 lagi-asyik-mancing-pemuda-misterius-di-bekasi-tewas-tersambar-petir-DVTfc6FOIj.jpg

BEKASI - Seorang pemuda tanpa identitas tewas tersambar petir saat tengah asyik memancing di Danau Timah, Kampung Babakan RT 01 RW 06, Mustikasari, Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar yang tengah melintas di lokasi, sekira pukul 12.00 WIB. Kondisi korban sangat mengenaskan. Bagian dada dan perut mengalami luka bakar yang cukup parah, disertai tubuh yang menghitam kebiruan.

"Saya tahu dari pak mandor Amir. Dia lihat ke lokasi sudah ada orang, tapi belum banyak. Dia tanya udah laporan belum. Kalau belum jangan diapa-apakan dulu. Terus dia ke rumah saya laporan," kata Ketua RT 01, Hasan di lokasi, Senin (18/2/2019).

Usai mendapat laporan, Hasan kemudian menuju lokasi yang sudah dipenuhi kerumunan warga. Ia mengaku, korban bukan berasal dari warga sekitar. Korban sendiri tidak mengantongi identitas apapun saat dilakukan pengecekan.

"Saya tidak kenal dengan korban, bukan warga saya. Saya cek juga nggak ada identitasnya," akunya.

Penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan Hasan ke Bimaspol Polsek Bantargebang. Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban. Jasad korban lalu dibawa ke RSUD Kota Bekasi untuk keperluan autopsi.

Amir, mandor yang pertama kali melapor ke Ketua RT mengatakan, dirinya baru saja pulang dari bekerja saat mengetahui adanya penemuan mayat tersebut.

"Saya posisinya pulang kerja sekitar jam 12.30 WIB, di area kejadian ini sudah ramai. Cuma korban belum ada yang ngelapor. Saya ambil tindakan lapor ke Ketua RT 01 RW 05, RT Hasan, karena posisi TKP kan di wilayah dia, Mustikasari," ujar warga Ciketing RT 03 RW 05, Mustikajaya itu.

Berdasarkan informasi yang diterima Amir, korban diketahui tinggal menumpang di rumah saudaranya di wilayah yang sama dengan kediaman Amir.

Sementara, hingga saat ini polisi masih terus melakukan pengecekan untuk mencari tahu identitas korban.

"Identitasnya masih dicari. (Korban) tidak bawa identitas. masih ditelusuri apakah warga Mustikajaya atau bukan," kata Kasi Trantib Kecamatan Mustikajaya, Iman di lokasi.

Barang bukti yang turut diamankan polisi, diantaranya uang tunai sebesar Rp80ribu, sandal gunung warna hitam merek Carvil dan ponsel merek Smartfren yang kondisinya sudah hancur.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini