Tujuh Proyek Waduk di DKI Jakarta Mangkrak, Berikut Daftarnya

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 21 Februari 2019 02:57 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 21 338 2020814 tujuh-proyek-waduk-di-dki-jakarta-mangkrak-berikut-daftarnya-l68TVBK9P8.jpg M Taufik.

JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik berharap penetapan tersangka Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Teguh Hendrawan dalam kasus dugan perusakan lahan warga di Rawa Rotan, Cakung, Jakarta Timur, tidak mengganggu sejumlah proses pembangunan yang ada.

Taufik menjelaskan, setidaknya ada tujuh pembangunan waduk yang saat ini terhenti atau mangkrak. Namun, Taufik menyatakan belum mengetahui secara pasti apa penyebab mangkraknya waduk tersebut.

"Saya pikir bukan itu masalahnya (penetapan Kadis SDA tersangka). Makanya saya kira dipanggillah Dinas Sumber Daya Airnya. Di tempat saya juga sama, Pondok Rangon, puluhan hektare itu, jadi kubangan saja tuh," kata Taufik saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (21/2/2019).

M Taufik

Ketujuh waduk yang hingga kini masih mangkrak pembangunannya adalah, waduk Rorotan, waduk Pondok Rangon satu dan dua, waduk Cimanggis, waduk Rambutan satu dan dua, serta waduk Giri Kencana di Cilangkap. Seluruh tempat penampungan air itu padahal sangat dibutuhkan di musim penghujan yang saat ini turun.

(Baca juga: Seret Kadis SDA Jadi Tersangka, Polda Metro Terus Dalami Kasus Dugaan Perusakan Lahan)

Menurut Taufik, saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI harus segera memikirkan nasib kelanjutan dari pembangunan waduk tersebut. Dia meminta agar melanjutkan program yang sebelummya sudah disepakati.

"Itu kan sudah dibeli (lahannya). Saya kira, mestinya begitu dibebasin, langsung berikutnya dibangun, jangan dimangkrakin, karena kalau dimangkrakin diisi orang," tutur Taufik.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menetapkan Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendrawan sebagai tersangka kasus perusakan. Mantan Camat Pulogadung ini diduga telah merusak atau memasuki pekarangan tanpa izin pemilik di Rawa Rorotan, Cakung, Jakarta Timur. Surat pemanggilan pemeriksaan sebagai status tersangka dikeluarkan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini