Pura-Pura Order Taksi Online, Perampok Pukuli Sopir di Tangsel

Hambali, Okezone · Sabtu 02 Maret 2019 15:47 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 02 338 2024947 pura-pura-order-taksi-online-perampok-pukuli-sopir-di-tangsel-hAMfVUkVhZ.jpg (Foto: Reuters)

TANGERANG SELATAN - Seorang sopir taksi online bernama Muslim Rambe (26), jadi korban perampokan oleh penumpangnya. Beruntung aksi itu bisa digagalkan karena secara kebetulan ada polisi yang melintas saat pelaku dan korban berduel di pinggir jalan.

Informasi yang dihimpun, awalnya Muslim Rambe mendapat order dari Perumahan Minimalis IV, Blok E, Nomor 10, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin 18 Februari 2019, Pukul 19.30 WIB.

Pemesannya adalah seorang pria bernama Irman Aryanto (32), dengan tujuan Tandon Ciater yang terletak di Jalan Widya Kencana Ciater, Buaran, Serpong. Tanpa curiga, korban yang mengendarai mobil merek Toyota Calya bernomor polisi B 1789 NRW langsung meluncur ke titik penjemputan.

(Foto: Hambali/Okezone)

"Tersangka masuk ke dalam mobil korban, kemudian meminta korban untuk menunggu seorang temannya lagi," terang AKP Alexander Yurikho Hadi, Kasatreskrim Polres Tangsel kepada Okezone, Sabtu (2/3/2019).

Keduanya sempat berbincang di dalam mobil sambil menunggu kedatangan seorang pelaku lainnya. Ketika itu, pelaku Irman menanyakan banyak hal untuk menghindari kecurigaan korban.

(Baca juga: Sendirian di Rumah, Janda 57 Tahun Tewas Dibunuh Perampok)

"Sempat ada percakapan sambil menunggu seorang tersangka lainnya. Ternyata setelah sekira 30 menit menunggu, teman tersangka ini tak kunjung datang hingga membuat korban curiga," ujarnya.

Tiba-tiba pelaku menyerang korban. Dia memukul secara membabi-buta ke arah kepala korban. Karena kaget dan dalam posisi tak siap, korban lantas memilih keluar mobil seraya mencabut kunci kontak kendaraannya.

(Foto: Hambali/Okezone)

"Lalu tersangka keluar mobil dan membenturkan kepala korban ke tembok, hingga kembali terlibat perkelahian," ujar Alex.

Beruntung, secara kebetulan tengah melintas mobil patroli polisi dari Polsek Serpong. Melihat pergumulan itu, petugas lalu berhenti dan menghampiri. Barulah diketahui, jika korban rupanya tengah membela diri dari upaya perampokan.

"Langsung kita amankan saat itu pelakunya," jelasnya.

Polisi turut mengamankan barang bukti, di antaranya seutas tali tambang berwarna biru sepanjang 2 meter. Dari pengakuan pelaku, diduga kuat tambang tersebut akan digunakan untuk menjerat leher korban.

Atas perbuatannya, Irman dijerat Pasal 365 tentang Pencurian dengan Kekerasan juncto Pasal 53 KUHP tentang Percobaan Melakukan Tindak Kejahatan, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini