nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Saling Ejek saat Video Call, Pemuda Tewas Dibacok Teman Tongkrongan

Wijayakusuma, Jurnalis · Sabtu 09 Maret 2019 21:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 09 338 2027915 saling-ejek-saat-video-call-pemuda-tewas-dibacok-teman-tongkrongan-QZcubRkwP5.jpg Ilustrasi Pembunuhan (Foto: Okezone)

BEKASI - Seorang pemuda di Bekasi dibacok menggunakan celurit oleh rekannya sendiri hingga tewas. Insiden ini merupakan buntut saling ejek diantara korban dan pelaku yang masih satu tongkrongan itu.

Korban, Heri Hermawan (23) warga Cimanggis, Depok, tewas seketika di lokasi kejadian akibat luka tusukan di bagian dada. Sementara pelaku GT alias Rian berhasil dibekuk polisi, dan satu pelaku lainnya, MT alias Toha masih dalam pengejaran.

Kejadian berawal saat korban dan pelaku terlibat saling ejek ketika sedang melakukan video call melalui aplikasi WhatsApp. Merasa tersinggung dengan ejekan rekannya itu, pelaku kemudian menyantroni korban di Jalan Alternatif Cibubur, Jatikarya, Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat. Keduanya pun lalu terlibat cekcok mulut.

Baca Juga: 2 Pelajar Pelaku Pembacokan saat Tawuran Ditangkap Polisi

Pembacokan

Pelaku yang tersulut emosi kemudian mengajak seorang rekannya yang lain untuk mengambil celurit di kediamannya di kawasan Pondokgede, Kota Bekasi. Usai mengambil celurit, keduanya kembali mendatangi lokasi kejadian dan langsung membacok korban di bagian dada. Korban pun tewas seketika dengan bersimbah darah.

Petugas dari Polres Metro Bekasi Kota bersama Polsek Pondokgede kemudian memburu pelaku yang kabur usai membacok korban. GT pun berhasil dibekuk polisi di kediamannya, sementara rekannya yang ikut beraksi hingga kini masih buron.

"Iya benar, pelaku dengan inisial GT alias Rian sudah kita tangkap dan masih dalam pemeriksaan penyidik," kata Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana di Bekasi, Sabtu (9/3/2019).

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua buah celurit dan pakaian korban yang bersimbah darah.

Kasus kini masih ditangani pihak kepolisian. Dan untuk pelaku dikenakan Pasal 338 KUHP tentang sengaja menghilangkan nyawa seseorang.

"Ancaman hukumannya 15 tahun penjara," katanya.

Baca Juga: Aksi Tawuran di Bekasi Masih Marak, Seorang Remaja Tewas Dibacok

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini