nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sidang Gugatan Jamaah First Travel Ditunda Pekan Depan

Antara, Jurnalis · Rabu 20 Maret 2019 14:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 20 338 2032601 sidang-gugatan-jamaah-first-travel-ditunda-pekan-depan-EwrvBhGNnj.jpg Bos First Travel (Foto: Okezone)

DEPOK - Sidang gugatan jamaah First Travel dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan terdakwa Andika Surachman, Annisa Hasibuan, dan Siti Nuraida alias Kiki ditunda. Sidang diagendakan kembali digelar pada pekan depan, Rabu 27 Maret 2019 di Pengadilan Negeri (PN) Kelas II Kota Depok, Jawa Barat. 

"Ini akan ditindaklanjuti kembali sampai pekan depan. Saya minta kepada pihak kejaksaan, agar melengkapi berkas perkara gugatan ini," kata Ketua Majelis Hakim PN Kelas II Kota Depok Soebandi di Bogor seperti dikutip Antara, Rabu (20/3/2019).

(Baca Juga: Andika Surachman Akui Tak Pernah Jual Aset First Travel Berupa Mobil Mewah)

Penundaan dikarenakan ketiga bos First Travel belum bisa dihadirkan dalam persidangan kali ini. Namun, ia berjanji akan menghadirkan ketiga Bos First Travel tersebut pada sidang selanjutnya, dan dilakukan agar alur persidangan menjadi jelas.

"Tergugat nanti akan kami hadirkan, sebetulnya hari ini juga sudah kami panggil, namun belum bisa datang pada persidangan kasus pencucian dan penggelapan uang (TPPU)," katanya.

Sidang First Travel 

Kuasa hukum jamaah First Travel Rizqie Rahmadiansyah juga telah meminta majelis hakim untuk menghadirkan terdakwa, yaitu Andika Surachman, Annisa Hasibuan, dan Siti Nuraida alias Kiki agar persidangan dapat lebih jelas.

"Pada sidang hari ini lebih kepada gugatan terkait aset yang dibekukan negara dan jamaah meminta tindaklanjut atas pengembalian uang yang telah dibayarkan," katanya.

(Baca Juga: Benarkah Bos First Travel Pernah Tandatangani Kuitansi Kosong saat Diperiksa di Bareskrim Polri?

Selain itu, ia juga meminta kejaksaan agar terdakwa dihadirkan kembali, namun ini belum ada keputusannya. Sehingga pihaknya meminta bantuan kepada majelis hakim agar dapat menghadirkannya kembali dalam persidangan tersebut.

Rizqie menambahkan, jamaah First Travel merasa kecewa dengan keputusan majelis hakim pada saat persidangan berlangsung tidak menghadirkan terdakwa.

"Saya sudah berbicara dengan kuasa hukum terdakwa dan jawabannya sungguh bagus, yaitu terdakwa akan hadir tanpa adanya kuasa hukum dan akan menandatangani surat perdamaian dengan jamaah," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini