nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Para Calon Jamaah First Travel Gelar Shalawat dan Doa di Depan Kejari Depok

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Rabu 20 Maret 2019 17:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 20 338 2032701 para-calon-jamaah-first-travel-gelar-shalawat-dan-doa-di-depan-kejari-depok-CKA1m8UpKD.jpg Para Jamaah korban penipuan Firts Travel (Foto: Wahyu/Okezone)

DEPOK - Sebanyak puluhan calon Jemaah First Travel gruduk kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok usai sidang perdata gugatan aset First Travel di tunda, pada Rabu 20 Maret 2019. Mereka meminta kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sufari untuk bertatap muka agar menjelaskan kasus gugatan aset First Travel yang disita untuk negara.

Calon jamaah yang terdiri dari emak-emak dan bapak-bapak dari berbagai wilayah Jabodetabek dan sebagian Wilayah di pulau Sumatera awalnya berdiri di depan gerbang Kejaksaan Negeri Depok hingga satu jam. Tanpa kepastian akhirnya mereka merangsek masuk hingga didalam ruang tunggu.

Dari dalam ruang tunggu kejaksaan, puluhan calon jamaah yang merasa ditipu oleh agen perjalanan umroh First Travel melakukan doa dan shalawatan bersama. Mereka masih menunggu Kajari hingga melambaikan tangan melalui CCTV yang tersambung ke ruang Kajari Depok Sufari.

"Salatullah Salamullah allatoha rosulillah, salatullah salamullah ala yasin habibillah," salawat calon jamaah di Kajari Depok, Rabu (20/3/2019).

"Mana pak Kajari keluar dong, temui kami jelaskan apa yang terjadi, kami mau aset dikembalikan ke korban jangan di sita negara," kata Eli korban First Travel sambil menangis.

Baca Juga: Sidang Gugatan Jamaah First Travel Ditunda Pekan Depan

jamaah

Usai salawat dikumandangkan akhirnya Kajari Sufari depok turun dari ruangan dan menemui puluhan calon Jamaah, dia bertemu dan menerangkan prihal alur aset Frist Travel yang disita oleh negara.

"Gugatan sudah masuk peradilan kita tunggu sampe tuntas. Tuntutan saya sudah meminta agar aset dikembalikan kepada jamaah tapi putusanya dirampas negara, saya sudah banding saya perjuangkan agar dana dikelola pada jamaah," ujar Sufari di Kejaksaan Negeri.

Terkait permintaan jamaah yang meminta agar kejaksaan menghadirkan bos First Travel Andika Surachman dalam sidang perdata gugatan aset, dia berjanji akan berkoordinasi dengan pihak rutan hingga nantinya saat persidangan pekan depan dapat dihadirkan.

"Andika harus bisa dihadirkan saya akan koordinasi dengan rutan depok supaya bisa berjalan dengan baik. Saya maklumi apa yang jamaah lakukan, tapi harus di ikhlaskan jangan emosi teriak- teriak habis energi kita," katanya.

Jamaah

Baca Juga: Jamaah First Travel Kecewa Terdakwa Mangkir di Persidangan

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini