nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

LBH Jakarta Klaim Tersangka Pembajakan Truk Pertamina 8 Orang, Bukan 10

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 21 Maret 2019 07:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 21 338 2032909 lbh-jakarta-klaim-tersangka-pembajakan-truk-pertamina-8-orang-bukan-10-SSgXKfK1yD.jpg Dua truk Pertamina yang dibajak sekelompok orang. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Pengacara Publik LBH Jakarta Ayu Eza Tiara menyebut ada kesalahan informasi terkait jumlah orang yang ditetapkan menjadi tersangka dalam pembajakan truk tangki PT Pertamina di Istana Negara, Jakarta Pusat. Pihaknya menerima informasi hanya delapan orang yang statusnya sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

"Dari delapan orang ini, kita belum bisa bertemu dengan semuanya sampai saat ini," ujar Ayu kepada Okezone, Kamis (21/3/2019).

Dari delapan orang yang ditetapkan sebagai tersangka, pihaknya belum bisa menemui mereka. Padahal, dalam Pasal 54 KUHAP menyatakan seorang tersangka dapat menentukan pengacara untuk kepentingan pembelaan, tersangka berhak mendapat bantuan hukum dari penasihat hukum menurut pilihannya sendiri.

"Polisi tuh kayak menghalangi. Bilangnya 'masih pengembangan'. Padahal kan masih pengembangan juga. Kita berhak menemui klien kita," ucap Ayu.

(Baca juga: Polisi Tetapkan 10 Tersangka Kasus Dugaan Pembajakan Truk Tangki Pertamina)

Tak hanya itu, lanjut Ayu, lokasi penjara kedelapan tersangka itu dipisah. Ada yang di Mapolda Metro Jaya dan Mapolres Jakarta Utara. Sayangnya, ia tidak bisa memerinci jumlah tahanan yang ada di mapolda maupun mapolres.

"Jadi kami baru dapat informasi sebagian klien kita di Polres Jakut. Jadi memang sudah mencar, ada di Polda dan Jakut," katanya.

Dua truk Pertamina yang dibajak. (Foto: Ist)

Ayu mengatakan, pihaknya menerjunkan dua tim untuk mengawal para tersangka yang ditahan di Mapolda Metro Jaya dan Mapolres Jakarta Utara. Hal itu agar bisa lebih cepat bertemu dengan mereka.

"Kita bergantian, karena kan nunggunya lama, informasinya juga enggak jelas. Ini kan prosesnya panjang, jadi kita bagi tim," ujarnya.

(Baca juga: 2 Truk Tangki Pertamina Dibajak Sekelompok Orang di Ancol)

Seperti diketahui, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono pada Rabu 20 Maret 2019 mengatakan ada sepuluh orang yang dianggap bersalah dalam aksi pembajakan truk tangki PT Pertamina di Istana Negara.

Argo menjelaskan, penetapan tersangka itu berdasarkan hasil pemeriksaan dan gelar perkara. Status mereka lantas dinaikkan menjadi tersangka pembajakan. Polisi menegaskan bahwa semua yang telah dilakukan sesuai prosedur yang ada.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini