nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

AJI: Polisi Jangan Arahkan Kasus Persekusi Wartawan di Munajat 212 dengan Berdamai

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 22 Maret 2019 07:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 22 338 2033391 aji-polisi-jangan-arahkan-kasus-persekusi-wartawan-di-munajat-212-dengan-berdamai-d2w1pXANh9.jpg

JAKARTA - Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, Asnil Bambani mendesak aparat kepolisian untuk mengusut kasus persekusi terhadap wartawan saat melakukan peliputan di acara malam munajat 212 di Monas Jakarta Pusat.

Ia meminta polisi tak mengarahkan perkara itu diselesaikan dengan cara perdamaian. Sebab, itu akan menjadi preseden buruk bagi keberlangsungan dunia jurnalis di Tanah Air.

"Polisi jangan mengarahkan kasus ini dengan jalan perdamaian. Ini kasusnya pidana. Kalau damai ini akan bisa jadi preseden buruk," kata Asnil kepada Okezone, Jumat (22/3/2019).

Pada Februari lalu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono pernah mengatakan dalam menyelidiki kasus itu pihaknya telah meminta keterangan dari dua orang saksi yakni pelapor dan rekannya yang mengetahui kejadian di lokasi.

Setelah memeriksa kedua orang saksi tersebut pihaknya akan melakukan melakukan langkah lanjutan namun dirinya juga tidak menjelaskan langkah seperti apa yang dimaksud.

Menurut Asnil, bukti rekaman video yang beredar sudah sangat memudahkan jajaran Korps Bhayangkara itu untuk menangkap terduga pelaku.

"Rekamannya jelas, semuanya ketahuan siapa aja di sana. Yang persekusi siapa? yang mengancam siapa? Di sana ada lambang organisasinya yang jelas. Kenapa enggak ditangkap?," kata dia.

Saat Okezone mencoba konfirmasi kepada Argo melalui pesan Whatsapp untuk menanyakan sudah sejauh mana penanganan kasus itu, namun hingga berita ini diturunkan yang bersangkutan tak juga membalas pertanyaan wartawan.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini