nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pilot Gadungan Garuda Indonesia Diciduk saat Keluyuran di Bandara

Anggun Tifani, Jurnalis · Jum'at 22 Maret 2019 21:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 22 338 2033797 pilot-gadungan-garuda-indonesia-diciduk-saat-keluyuran-di-bandara-mXjCb26YYN.jpg Ilustrasi Pesawat (Foto: Okezone)

TANGERANG - Kegagalannya untuk menjadi seorang pilot, membuat AA nekat untuk menjadi pilot gadungan. Tak tanggung-tanggung, AA bahkan menyamarkan diri sebagai pilot maskapai Garuda Indonesia.

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatya, Kompol James Hutajulu mengatakan, pelaku dahulunya sempat gagal masuk sekolah penerbangan.

"Untuk motifnya, yang bersangkutan terobsesi menjadi pilot dan sewaktu lulus SMA pernah mendaftar sekolah pilot namun gagal," ujarnya saat dikonfirmasi Okezone, Jumat (22/3/2019).

Sebelumnya, penangkapan terhadap AA dilakukan saat Andre, seorang pilot Garuda Indonesia asli, merasa curiga dengan gerak-gerik AA di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

AA seringkali keluyuran di Terminal 3 Bandara Soetta, sambil menggunakan atribut lengkap layaknya seorang pilot. Usai mencoba berinteraksi, akhirnya Andre merasa curiga dan melaporkan AA kepada petugas Avsec yang kemudian dilaporkan kembali kepada Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

Pilot

Baca Juga: Kenal di Facebook, PNS Indramayu Ditipu Pilot Gadungan hingga Rp800 Juta

Tak hanya itu, AA juga mengenakan ID card pilot maskapai kenamaan milik BUMN tersebut. Alhasil, kecurigaan itu benar adanya sehingga AA diamankan petugas di Security Check Point (SCP) 2 Terminal 3. Namun begitu, polisi mengungkapkan pelaku sejauh ini tidak terindikasi sebagai seseorang yang memiliki gangguan jiwa.

"Penangkapan tadi siang. Yang bersangkutan menggunakan pakaian seragam pilot. Saat ini sedang diambil keterangan oleh penyidik," tuturnya.

Diketahui sesuai undang-undang yang berlaku, ancaman hukuman yang akan dikenakan oleh pelaku yang melakukan pembuatan dokumen palsu, akan terancam pasal 263 KUHP dengan pidana penjara paling lama enam tahun.

Baca Juga: Ngaku Intel Polda Jabar, Pria Ini Raup Puluhan Juta Rupiah

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini