nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anies Berangkat Kerja Gunakan MRT dan Transjakarta Usai Diresmikan Jokowi

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 25 Maret 2019 09:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 25 338 2034491 anies-berangkat-kerja-gunakan-mrt-dan-transjakarta-usai-diresmikan-jokowi-CuBRU7rgX8.jpg Anies Baswedan memasuki Stasiun MRT (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menggunakan transportasi Moda Raya Terpadu (MRT) saat berangkat kerja menuju Balai Kota DKI Jakarta pada Senin (25/3/2019). Ia naik transportasi massal berbasis rel itu dari Stasiun Gelora Bung Karno menuju ke Stasiun Bundaran HI.

Usai turun di Stasiun Bundaran HI, ia langsung menuju ke Halte Transjakarta yang sudah terintegrasi dengan stasiun MRT. Kedua lokasi itu letaknya berdekatan. Sehingga, penumpang MRT bisa melanjutkan perjalanannya menggunakan bus Transjakarta.

 Baca juga: Perilaku dalam Gerbong MRT, Itukah Cermin Wajah Kita?

Anies ditemani oleh Dirut PT MRT Jakarta Wiliam Sabandar. Ia nampak menyapa warga di stasiun dan halte. Sesekali eks Mendikbud itu meladeni ajakan swafoto yang diminta para pekerja yang akan beraktivitas di sekitaran Thamrin dan Sudirman.

 Anies Baswedan di Transjakarta (Foto:Fadel Prayoga/Okezone)

Setelah meresmikan Halte Transjakarta Bundaran HI yang terintegrasi dengan Stasiun MRT, orang nomor satu di Ibu Kota itu melanjutkan perjalanannya ke Balai Kota menggunakan bus Transjakarta. Di dalam bus ia terlihat berinteraksi dengan para penumpang.

"Pagi ini saya menggunakan MRT kemudian turun di Bund HI kita sudah membuka halte transjakarta yang terintegrasi dengan MRT," kata Anies saat ditemui diokasi.

 Baca juga: Anies Baswedan Sampaikan Terima Kasih ke Pekerja MRT dengan Kata-Kata Haru

Ia berharap, pengintegrasian kedua moda transportasi ini bisa dilakukan di seluruh stasiun MRT yang bersinggungan dengan halte transjakarta. Sehingga, akan memudahkan masyarakat dalam bepergian dan bakal merasa nyaman untuk menggunakan transportasi umum.

"Jadi harapannya proses integrasi ini nanti akan terjadi di semua tempat. Salah satu hal baru yang kita dorong adalah bukan sekedar pengelolaan moda transportasi yang baik tetapi integrasi atau perpindahan antarmoda yang baik," ujarnya.

Menurut dia, sistem integrasi antar moda transportasi juga memudahkan para penyandang disabilitas. Karena dapat menggunakan eskalator atau lift yang disediakan. Tentu hal ini sangat berbeda kondisi di halte transjakarta pada umumnya.

 Baca juga: Jokowi: 10 Tahun Mendatang Indonesia Akan Punya MRT & LRT Sepanjang 231 KM

"Jadi bagi penyandang disabililas itu harus menggunakan eskalator atau lift yang ada keluarnya di sisi sebelah timur yang di sisi ini tidak bisa untuk penyandang disabilitas tapi ini sekaligus menjadi pembelajaran bahwa perencanaan tidak boleh sendiri - sendiri," katanya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Moda Raya Terpadu (MRT) fase I di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, kemarin. Acara peresmian ini digelar tepat pada hari bebas kendaraan bermotor.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini