Anies ke DPRD DKI: Besaran Tarif MRT Jangan Hanya untuk Kepuasan Publik Jelang Pemilu

Fadel Prayoga, Okezone · Selasa 26 Maret 2019 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 26 338 2035030 anies-ke-dprd-dki-besaran-tarif-mrt-jangan-hanya-untuk-kepuasan-publik-jelang-pemilu-NhgxHUs27k.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meminta kepada DPRD DKI Jakarta untuk tak memutuskan tarif Moda Raya Terpadu (MRT) hanya karena ingin mendapat kepuasan publik jelang Pemilu 2019. Dirinya tak setuju dengan keputusan legislatif yang mematok harga tiket MRT sebesar Rp8.500 per 10 kilometer.

Menurut dia, dalam menentukan harga tiket transportasi umum terpadu harus dipikirkan untuk jangka waktu yang panjang dan perhitungan berbagai aspek lainnya. Salah satu contohnya, seperti tarif Transjakarta sebesar Rp3.500 yang tak pernah berubah sejak 2004 lalu.

 Baca juga: Tarif MRT Telah Ditetapkan, Pro Kontra dari Warga Jakarta Bermunculan

"Itu sebabnya putusan sekarang itu keputusan strategis jangka panjang. kebetulan diselenggarakannya 3 minggu sebelum Pemilu, tapi jangan pengambilan keputusan (tiket MRT) karena mau Pemilu," kata Anies di kawasan Jakarta Barat, Selasa (26/3/2019).

 MRT

Tarif MRT sudah diputuskan DPRD DKI Jakarta, kemarin. Namun, keputusan penentuan tarif ini, masih akan alot karena Pemprov DKI akan membahasnya kembali.

 Baca juga: YLKI: MRT Harus Tambah Fasilitas agar Tidak Seperti LRT Palembang dan Kereta Bandara

"Itu dewan sudah memutuskan kemarin, tapi keputusannya kan nanti, belum sekarang," ujarnya.

Anies memastikan, pada saat sudah beroperasi secara komersial pada 1 April nanti sudah diputuskan tarif resminya. "Kita masih ada waktu, toh ini masih belum beroperasi secara komersial jadi saya masih akan bicara dengan dewan, mudah-mudahan sesegera mungkin," katanya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini