nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Sawah Besar Diserbu Gangster saat Sedang Asyik Makan Mi Instan

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Selasa 26 Maret 2019 21:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 26 338 2035337 warga-sawah-besar-diserbu-gangster-saat-sedang-asyik-makan-mi-instan-yEfrZJObcE.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA - Puluhan warga Kelurahan Kartini, Sawah Besar, menyambangi Kantor Sekertariat RW untuk melaporkan adanya dua warganya menjadi korban amukan gangster.

Menurut salah satu korban, Ricky mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat dirinya sedang menyantap mi instan di sebuah warung di kawasan Jalan Kartini 13, sekira pukul 00.30 WIB dini hari beberapa hari lalu.

"Tiba-tiba, datang segerombolan orang tak dikenal datang menggunakan helm dan membawa senjata tajam," katanya kepada wartawan, Selasa (26/3/2019).

Ricky melanjutkan, gerombolan gangster itu diperkirakan berjumlah tujuh orang, mereka tanpa sebab merusak sejumlah barang-barang milik warga seperti sepeda motor yang terparkir hingga kaca-kaca kios. Salah satunya adalah motor miliknya.

"Saya enggak kenal siapa mereka. Datangnya dari arah Jakarta Utara," ucapnya.

Dia juga mengaku kecewa, lantaran laporannya di Polsek Sawah Besar hingga saat ini masih belum ada titik terang, padahal dirinya cukup lama melaporkan perihal itu.

"Saya sudah lama lapor ke polsek, saya diperiksa-diperiksa saja. Tapi pelaku tak kunjung ditangkap," kata Ricky.

Akibat kejadian ini, Rucky yang juga sebagai driver ojek online itu tak bisa bekerja. "Saya sedih karena sampai sekarang belum ada penghasilan. Saya enggak bisa kerja," ucapnya.

Akibat kekerasan yang dialaminya, Ricky bahkan harus merogoh kocek sebesar Rp 50 juta rupiah selama menjalani pengobatan di RSCM.

"Saya harus melunasi sisa pengobatan tersebut," kata dia.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Polsek Sawah Besar. akan tetapi Kapolsek Sawah Besar, Kompol Mirzal Maulana akan menindak dan menangkap para pelaku yang sempat terekam oleh CCTV.

Sementara itu, Camat Sawah Besar Prasetyo mengaku akan memfasilitasi pengobatan kedua korban. Ia meminta warga untuk menyerahkan kasus ini ke kepolisian seraya berjanji untuk meningkatkan keamanan di wilayahnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini