nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Pertimbangan Hakim Memvonis Hercules Lebih Rendah dari Tuntutan JPU

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Rabu 27 Maret 2019 19:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 27 338 2035808 ini-pertimbangan-hakim-memvonis-hercules-lebih-rendah-dari-tuntutan-jpu-zr55g0KqKd.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat memvonis Hercules Rosario Marshal delapan bulan penjara, dalam kasus pendudukan lahan. Putusan Hakim jauh lebih rendah tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang meminta Hercules dipenjara tiga tahun.

Dalam pertimbangannya, Hakim memaparkan hal yang meringankan vonis dari Hercules. Diantaranya adalah, mempunyai tanggungan keluarga, kemudian saksi korban sudah memaafkan dan tidak ada dendam kepada terdakwa.

Oleh sebab itu, Ketua Majelis Hakim Rustiono hanya menjerat Hercules dengan Pasal 167 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Padahal, JPU mendakwa Hercules dengan Pasal 170 KUHP.

"Terdakwa juga dalam perkara ini mengatakan bahwa terdakwa melakukan tindakan tersebut setelah berkonsultasi dengan pengacaranya Sofyan Sitepu, dan menurut pengacara tersebut bisa diambil alih dan tidak masalah," kata Hakim Rustiono di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (27/3/2019).

 sd

Sementara itu, hal yang memberatkan Hercules antara lain, terdakwa pernah dihukum. Selain itu, perbuatan Hercules dinilai telah meresahkan masyarakat.

Majelis hakim menyatakan Hercules bersama-sama melakukan penyerobotan secara melawan hukum yang diatur dalam pasal 167 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Seperti diketahui, Hercules diciduk di kediamannya di kawasan Kompleks Kebun Jeruk Indah, Blok E 12 A, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu, 21 November 2018.

Dia ditangkap karena diduga memerintahkan anak buahnya untuk merusak dan menduduki lahan milik PT Nila Alam di Kalideres, Jakarta Barat.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini