Waduk Rorotan yang Kian Terbengkalai

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 30 Maret 2019 09:43 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 30 338 2036988 waduk-rorotan-yang-kian-terbengkalai-J4DfZJ8OVc.jpg Kondisi Waduk Rorotan yang Tampak Terbengkalai (foto: Puteranegara/Okezone)

JAKARTA - Waduk Rorotan atau yang disebut oleh warga sekitar sebagai Danau Jakarta Garden City (JGC), hingga kini kondisinya tak terurus. Rumput ilalang dan bantaran yang tak terawat, membuat waduk yang dibangun dengan biaya ratusan miliar itu seperti kubangan.

Rencana pemerintah provinsi (pemprov) untuk menjadikan kawasan itu sebagai tempat penampungan raksasa pun belum terlihat. Akibatnya, warga sekitar pun memanfaaatkan waduk untuk memancing tak ada tiang pengaman disekeliling waduk.

Baca Juga: Tujuh Proyek Waduk di DKI Jakarta Mangkrak, Berikut Daftarnya 

Salah satu warga Rorotan, Jakarta Utara, Adi (41) menyebut bahwa sengaja datang untuk sekedar memancing ikan-ikan kecil. Menurutnya hal itu dilakukan untuk memanfaatkan danau yang belum jadi itu.

"Ya lumayan mancing sembari iseng-iseng. Daripada nggak diapa-apain ini waduk," kata Adi saat diwawancarai, Sabtu (30/3/2019).

Dikatakan Ardi, belum seluruhnya area Waduk Rorotan rampung sejak tahun 2017 lalu. Pinggiran waduk masih berupa tanah tandus yang belum dirapihkan hingga pertengahan tahun 2019 ini.

"Kalau bentuknya sih jadi sudah lama. Tapi kalau pinggirannya belum jadi sampe sekarang, nggak tahu kapan jadinya," tuturnya.

Waduk Rorotan sendiri, sempat terkendala pembangunannya karena sebelumnya Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Teguh Hendrawan ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya pada tanggal 29 Agustus 2018 lalu, karena melakukan pelanggaran dengan masuk pekarangan orang tanpa izin.

Baca Juga: Warga DKI Keluhkan Sulitnya Perpanjang KJP Plus 

Saat itu, mantan camat Pulogadung ini dilaporkan warga bernama Felix Tirtawidjaya pada bulan Agustus 2016 lalu, karena dianggap melanggar pasal 170 tentang perusakan dan masuk ke pekarangan orang lain.

Dan hingga Teguh di copot dari jabatannya, pembangunan waduk pun tak juga dilanjutkan padahal sudah ditahap akhir pengerjaan. Sementara itu, pihak Polda Metro Jaya sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya masih terus memproses perkara tersebut.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini