Datangi Proyek LRT, Anies Temukan Saluran Air Tertutup Pilar-Pilar

Fadel Prayoga, Okezone · Kamis 04 April 2019 09:51 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 04 338 2038860 datangi-proyek-lrt-anies-temukan-saluran-air-tertutup-pilar-pilar-ZhdPjbYuLW.jpg Anies tinjau proyek LRT di Pancoran dan Cawang yang diduga sebabkan banjir. (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meninjau lokasi proyek pembangunan light rail transit (LRT) di kawasan Pancoran dan Cawang. Ia melihat analisis proyek LRT tersebut bermasalah, sehingga penempatan tiang-tiangnya menutupi saluran air dan menyebabkan banjir.

"Kita temukan bahwa saluran-saluran air kita tertutup oleh pilar-pilar pembangunan LRT," kata Anies ketika meninjau di Cawang, Jakarta Timur, Kamis (4/4/2019).

(Baca juga: Imbas Pengerjaan LRT, Simpang Pancoran Ditutup saat Malam Hari)

Menurut dia, seharusnya kontraktor LRT yakni PT Adhi Karya menyiapkan pompa-pompa air dari tempat yang terhalang pilar ke saluran air lainnya yang tidak tertutup tiang. Namun kenyataan di lapangan mereka justru abai dengan hal tersebut.

"Saluran itu terpotong-potong oleh pilar. Lalu di bawahnya ada tudung pilar. Lalu ada tiang pancang itu volumenya besar. Harusnya mereka menyiapkan pompa," ujar Anies.

(Baca juga: Anies Beri Santunan ke Ibunda PPSU DKI Jakarta yang Jadi Korban Tabrak Lari)

Anies mengatakan, setelah melihat kondisi di lapangan, PT Adhi Karya hanya menyediakan pompa mobile untuk menyedot sumbatan air yang datang setiap hujan mengguyur kawasan tersebut. Padahal, seharusnya di sana terpasang pompa permanen.

"Menurut mereka sudah dipasang pompa mobile. Pompa mobile itu kita sudah tahu, pasti banjir baru dikirim pompa. Kalau pompanya permanen, pasti dia begitu ada aliran genangan air, langsung bergerak," tutur Anies.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini