nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anies: Rumah di Bawah Rp1 Miliar Masih Gratis PBB

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 23 April 2019 21:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 23 338 2047140 anies-rumah-di-bawah-rp1-miliar-masih-gratis-pbb-iEoid23Tft.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (foto: Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan membantah informasi yang beredar ihwal adanya penghapusan pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk hunian di DKI Jakarta dengan nilai jual objek pajak (NJOP) di bawah Rp1 milliar.

Sebelumnya, Anies merevisi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 259 tahun 2015 tentang Pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-PP).

Revisi pergub itu tertuang dalam Pergub Nomor 38 tahun 2019 tenggang Pembebasan PBB-PP. Dalam pergub baru ini, PBB untuk lahan dengan NJOP di bawah Rp1 miliar tidak dibebaskan lagi. Melainkan harus kembali membayar pajak.

 sd

Menurut dia, penambahan pasal 4A pada Pergub No. 38/2019 yang membatasi penerapan pembatasan PBB itu hingga 31 Desember 2019, namun bukan berarti kebijakan itu akan dicabut pada tahun berikutnya.

Orang nomor satu di Ibu Kota itu juga mengklaim bahwa Pemprov DKI berencana akan meneruskan pembebasan PBB.

"Tapi kalau dibuat 2019 bukan berarti 2020 akan gak ada. Dan kita rencana terus," kata Anies di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2019).

Ia menjelaskan, pada tahun ini pihaknya telah menerapkan pembebasan PBB kepada guru, pensiunan guru, veteran, pensiunan PNS, hingga penerima bintang kehormatan dari presiden, serta mantan presiden dan wakil presiden.

"Kalau pahlawan nasional pembebasan PBB sampai 3 generasi, veteran juga 3 generasi, guru sampai 2 generasi artinya sampai anak," ujarnya.

 sd

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu menyebut, pihaknya akan menambahkan batas maksimal dari pembebasan PBB yang awalnya untuk hunian NJOP di bawah Rp1 milliar menjadi di bawah Rp2 milliar.

Sekadar informasi, target pendapatan pajak DKI meningkat dari Rp 38,12 triliun pada tahun 2018 menjadi Rp44,18 triliun pada 2019. Pendapatan PBB pun meningkat dari Rp8,5 triliun pada tahun sebelumnya menjadi Rp 9,65 triliun.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini