nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Pastikan Mayat Wanita di Basement Hotel Sheraton Bukan Korban Pembunuhan Berencana

Muhamad Rizky, Jurnalis · Rabu 24 April 2019 13:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 24 338 2047400 polisi-pastikan-mayat-wanita-di-basement-hotel-sheraton-bukan-pembunuhan-berencana-VVI2toO1D9.jpg Mayat (ist)

JAKARTA - Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar AKP Ade Chandra memastikan kasus Indrawati Ciptadi (46) yang meninggal di basement Hotel Media Sheraton, Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat bukan pembunuhan berencana.

"Itu spontan saja sih," kata Ade saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (24/4/2019).

 Baca juga: Wanita Tewas di Parkiran Hotel Sawah Besar, Polisi Periksa 3 Saksi

Sejauh ini kata Ade, sebanyak 9 orang saksi sudah dimintai keterangan oleh polisi. Pihaknya juga sudah berhasil menemukan tas dan dompet milik korban yang sempat hilang, namun untuk telepon genggam dan uang korban tak ada dalam tas dan dompet tersebut.

 Mayat

"Mulai menemukan adanya titik terang siapa pelakunya, hal itu dari olah TKP dan keterangan para saksi serta alat bukti lainnya," paparnya.

 Baca juga: Kasus Pembunuhan Wanita di Hotel Sheraton Media Masih Misteri

Diberitakan sebelumnya, polisi masih menelusuri tewasnya seorang wanita di basement Hotel Media Gunung Sahari. Dalam peristiwa tersebut seorang wanita tewas di dalam mobil dengan keadaan telungkup di bagian tengah.

Meski begitu polisi belum dapat memastikan meninggalnya korban, walau ditemukan luka jeratan leher dan luka lebam.

 Baca juga: Tubuh Wanita yang Tewas di Parkiran Hotel Sawah Besar Penuh Luka

"Kita masih nunggu hasil visum untuk memastikannya, tapi memang ada luka tanda fisik yang tidak wajar. Ada luka jeratan leher dan luka lebam, dan mayat posisi di tengah dalam keadaan telungkup," ungkap Ade.

Jasad wanita itu sendiri ditemukan pertama kali oleh suaminya yang merasa jika istrinya tidak pulang-pulang. Sehingga, saksi akhirnya mendatangi lokasi parkir yang biasa digunakan istrinya.

"Saksi baru beberapa orang yang kami periksa, terutama suami korban karena dia yang pertama kali menemukan," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini