Share

Ratusan Rumah di Kota Tangerang Terendam Banjir Akibat Kiriman dari Bogor

Anggun Tifani, Okezone · Jum'at 26 April 2019 11:21 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 26 338 2048278 ratusan-rumah-di-kota-tangerang-terendam-banjir-akibat-kiriman-dari-bogor-xIJvZX25xL.jpg Sungai Cisadane Meluap Akibat Kiriman Air dari Bogor hingga Menyebabkan Wilayah Tangerang Terendam Banjir (foto: Anggun Tifani/Okezone)

TANGERANG- Akibat Sungai Cisadane meluap, ratusan rumah di wilayah Panunggangan Barat dan Panunggangan Utara, Cibodas, Kota Tangerang terendam banjir setinggi hampir dua meter.

Dikatakan salah seorang warga, Syaiful menyampaikan bahwa air sungai telah membanjiri wilayahnya sejak sekitar pukul 02.00 dini hari.

Sungai Cisadane Meluap Akibat Kiriman Air dari Bogor Sebabkan Banjir di Wilayah Tangerang (foto: Anggun Tifani/Okezone)

Baca Juga: Sejumlah Wilayah di Kota Tangerang Kebanjiran Akibat Luapan Cisadane 

"Ada warga yang masih belum tidur, pemuda sini, langsung gedor-gedor dan 'teriak air naik, banjiir'. Langsung saya dan keluarga keluar dari rumah," katanya, Jumat (26/4/2019).

Alhasil, Syaiful bersama keluarga dan tetangganya pergi mengungsi ke arah Kantor Kelurahan Panunggangan Barat. Dia mengaku, tak sempat menyelamatkan barang-barang miliknya.

"Enggak sempat bawa apa-apa, yang namanya panik kan, yang penting semua selamat," imbuhnya.

Sejauh ini, menurut pengalaman Saiful, jika Sungai Cisadane meluap, ketinggian air bisa mencapai satu meter lebih. Hal tersebut juga berlangsung dengan waktu yang tak dapat diperkirakannya.

Sementara itu, petugas BPBD Kota Tangerang, Kamaludin mengatakan, pihaknya telah menerjunkan puluhan petugas di lokasi banjir. Masing-masing lokasi sudah disiagakan sekitar 5 sampai 6 unit perahu karet.

"Kita bagi dua, Panunggangan Barat dan Panunggangan Utara. Masing-masing siaga 5 sampai 6 unit perahu karet, lalu mobil evakuasi Damkar dan puluhan petugas," ungkapnya.

Sampai saat ini, petugas masih melakukan pengecekan di tiap rumah warga, bilamana ada warga yang belum sempat mengungsi dan terjebak di lantai dua rumahnya.

Diketahui, hujan yang turun sepanjang malam kemarin, membuat debit air Sungai Cisadane meningkat hingga Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, menetapkan wilayahnya siaga satu banjir.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah usai melakukan pengecekan Sungai Cisadane, mendapatkan informasi bahwa, kondisi yang ada pada Sungai Cisadane merupakan banjir kiriman dari wilayah Bogor.

"Saya dapat info dari wilayah Bogor, kalau Sungai Cisadane siaga satu. Ini cukup ekstrim, belum pernah seperti ini. Makanya, saya langsung cek ke bendungan pintu air 10 dan meminta untuk semua pintu air dibuka," katanya saat melakukan pengecekan di Pintu Air 10.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk menurunkan level air kiriman Bogor, agar diharapkan nantinya sejumlah wilayah di Tangerang tidak terdampak banjir.

Kondisi Sungai Cisadane, Tangerang (foto: Anggun Tifani/Okezone)

Baca Juga: Cililitan Jaktim Banjir, Warga Mengungsi ke Jalan 

"Kalau ini (pintu air) tidak dibuka, level airnya makin tinggi dan pasti sejumlah wilayah bakal banjir, seperti kawasan KS Tubun, atau perumahan Periuk dan Pinang," tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Pintu Air 10, Naman mengungkapkan, debit air Sungai Cisadane saat ini telah naik hingga mencapai 6 meter.

"Dari 10 pintu, sudah kami buka enam pintu, karena dapat kiriman air dari Bogor dengan ketinggian awal 7 meter. Sekarang diinstruksikan semua pintu dibuka agar, debit air sungai menurun," ucapnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini