nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

17 Titik di Jakarta Dikepung Banjir, Anies: Penyebabnya Ada di Hulu

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 26 April 2019 13:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 26 338 2048322 17-titik-di-jakarta-dikepung-banjir-anies-penyebabnya-ada-di-hulu-g9OyYL2YwG.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menyebut bahwa penyebab 17 titik di Jakarta mengalami banjir karena Ibu Kota mendapat kiriman air dari kawasan hulu yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat. Apabila, tak mendapat limpahan air dari sana, kawasan Jakarta tak akan tergenang banjir.

"Di tempat itu tidak ada hujan sebetulnya, mereka itu. Kita ini menerima air dari hulu ketika di sana hujannya keras," kata Anies kepada wartawan di Jakarta, Jumat (26/4/2019).

Saat ini, kata dia, agar banjir tak serupa tak terulang kembali, pemerintah pusat sedang membangun dua bendungan di kawasan Sukamahi dan Ciawi di Kabupaten Bogor. Kedua bendungan itu akan kering pada musim kemarau dan akan menampung air saat musim hujan.

Keduanya dapat menampung volume air sebesar 8,13 juta meter kubik dan berfungsi menahan aliran permukaan yang berasal dari daerah hulu.

"Karena itulah yang dikerjakan membangun dry dum di hulu ada 2 bendungan yang sekarang dibangun. Kalau bendungan itu selesai tahun ini maka bila terjadi hujan deras di daerah Ciawi bogor maka airnya bisa di tahan," ujarnya.

Banjir di Kalibata

Anies menuturkan, targetnya dua bendungan ini akan rampung pada bulan Desember tahun ini. Bila sudah selesai, maka ia memprediksi banjir di Ibu Kota tak akan terjadi lagi.

"Saat ini sebelum itu selesai, air masih begitu saja datang karena itu titik-titiknya yang biasanya kena itu limpahan air. Padahal kan Jakarta, ya hujan, tapi tidak ada hujan yang luar biasa. Di sini adalah contoh situasi banjir," kata Anies.

Sekadar informasi, 17 wilayah yang terendtm banjir adalah RW 07 Kelurahan Lenteng Agung, RW 01 Kelurahan Srengseng Sawah, RW 01 Kelurahan Pengadegan, RW. 07 Kelurahan Rawajati, RW 05, 06, 07, 08 Kelurahan Pejaten Timur, dengan ketinggian banjir rata-rata 20 cm hingga 170 cm. Wilayah Jakarta Timur tepatnya di RW. 02, 05, 08 Kelurahan Cawang, RW. 05 Kelurahan Balekambang, RW. 04, 05, 08 Kelurahan Kampung Melayu, RW. 07, 11 Kelurahan Bidara Cina.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini