nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Banjir Jakarta, Ahok: Siapkan Alat Berat & Pompa, Kalau Telat Enggak Keburu

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 30 April 2019 20:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 30 338 2050027 soal-banjir-jakarta-ahok-siapkan-alat-berat-pompa-kalau-telat-enggak-keburu-8guF7RTeag.jpg Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (Dok. Okezone)

JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menceritakan pengalaman dirinya saat memimpin Ibu Kota dalam menangani banjir yang datang akibat meluapnya sungai Ciliwung.

Hal itu ia sampaikan saat ditemui di rumah dinas Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi, Selasa (30/4/2019).

Ahok mengatakan, Pemprov DKI tak boleh lupa dalam menempatkan alat berat di sekitar kali untuk mengangkut sampah selama 24 jam. Ia meminta alat itu tetap ditempatkan meskipun sedang memasuki musim kemarau.

"Kita dulu selalu taruh alat berat.. Kalau saringan ketutup, volume air kan enggak bisa turun cepat dan tentu pasukan orange mesti keliling, pasukan biru mesti keliling," kata Ahok.

Ahok menambahkan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga harus memastikan sampah tidak ada yang tersumbat di dalam saluran air. "Tiap kali hujan Jakarta kan banyak kadang-kadang ada buang sampah jangan nyumbat, kalau nyumbat, volume air turunnya telat," kata dia.

Selain itu, setiap mengetahui adanya indikasi banjir yang akan datang, jangan sampai telat menyalakan pompa. Sehingga, air tak akan tumpah ke jalan terlalu banyak karena pompa sudah siap menyedot air kali yang meluap.

"Sama pompa mesti diperhatikan, jalan jamnya mesti dipenuhi jangan ngidupin pompa telat, kalau kamu telat enggak keburu," ujarnya.

(Baca Juga: 17 Titik di Jakarta Dikepung Banjir, Anies: Penyebabnya Ada di Hulu)

Ahok pun meminta kepada awak media untuk menanyakan lebih detail ke Teguh Hendrawan yang di era kepemimpinannya didapuk sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) soal banjir yang melanda Jakarta.

Namun, ia kaget ketika wartawan memberi kabar bila Teguh sudah dicopot Gubernur Anies dari jabatannya menjadi staf pelaksana pada Biro Tata Pemerintahan.

"Pak teguh di mana sekarang?" tanya Ahok dengan raut muka yang bingung.

"Jadi Staf Biro Tapem," timpal salah satu wartawan di lokasi.

Dan Ahok hanya berkata "Oh..." saat tahu posisi Teguh saat ini.

Seperti diketahui, pada pekan lalu ada sekira 43 titik tergenang banjir akibat meluapnya sungai Ciliwung pada Jumat, 26 April 2019 lalu. Akibat musibah itu dua orang harus meregang nyawa karena terseret derasnya arus banjir.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini