nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korban Tewas Akibat Tawuran di Sukmajaya Depok Ternyata Salah Sasaran

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Kamis 02 Mei 2019 01:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 01 338 2050381 korban-tewas-akibat-tawuran-di-sukmajaya-depok-ternyata-salah-sasaran-DfqyS2a5Kf.jpg Ilustrasi

DEPOK - Kapolsek Sukmajaya Kompol IGN Bronet Ranapati dalam peristiwa tawuran yang terjadi di jalan Proklamasi, Sukmajaya kota Depok pada Rabu (1/5/2019), sekira Pukul 04.30 WIB. Satu korban bernama Rizky (13) tewas terkena tusukan senjata tajam.

"Berawal sekira jam 04.30 wib korban (rizky) bersama 2 temannya (fikri & adri) sedang ngopi didepan warnet coolnet, korban melihat ada keributan (tawuran) di jalan proklamasi. Namun para pelaku tawuran berlari kearah korban," kata Bronet saat dihubungi wartawan, Rabu (1/5/2019).

Dia menuturkan, salah satu kubu yang terlibat tawuran berlari kearah korban dan saat itu korban sedang asik ngopi, korban pun ikut berlari karena rasa ketakutan.

"Merasa ketakutan korban berlari dan terjatuh kemudian pelaku melakukan penganiayaan thd korban, selanjutnya Fikri dan Adri membawa korban ke RS. Warsito simpang Depok namun nyawa korban sudah tidak tertolong," pungkasnya.

Sebelumnya, tawuran antar pemuda kembali terjadi di Depok, Jawa Barat. Kali ini tawuran tersebut pecah di jalan Proklamasi, Sukmajaya kota Depok pada Rabu (1/5/2019), sekira Pukul 04.30 WIB.

Kapolsek Sukmajaya Kompol IGN Bronet Ranapati mengatakan atas peristiwa tawuran antar pemuda tersebut satu orang bernama Rizky (13) tewas terkena sabetan senjata tajam.

"Benar tadi pagi terdapat tawuran di jalan Proklamasi wilayah Sukmajaya Depok dan ada satu orang meninggal dunia terkena senjata tajam," kata Bronet saat dihubungi wartawan, Rabu (1/5/2019).

(Baca Juga: Tawuran Antar Pemuda di Sukmajaya Depok, Rizky Tewas dengan Luka Tusuk)

Dia menuturkan remaja yang mengalami luka tusukan senjata tajam di bagian punggung sebelah kiri, kanan, pundak, pinggang belakang sebelah kiri dan kaki mengalami kekurangan darah sehingga haris dilarikan ke RS. Warsito.

"Korban meninggal di RS diduga karena kehabisan darah, korban dibawa sama temanya tapi sampe RS udah tidak tertolong," jelasnya.

Mendapatkan adanya laporan dari masyarakat terkait tewasnya seorang remaja, polisi langsung melakukan olah TKP guna melakukan penyelidikan awal. "Sejumlah saksi sudah kami periksa untuk mencari pelaku tawuran dan penusukan," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini