Ini Aturan Stiker "Buka" dan "Tutup" Hiburan Malam di Jakarta Selama Ramadan

Antara, · Jum'at 03 Mei 2019 19:08 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 03 338 2051233 ini-aturan-stiker-buka-dan-tutup-hiburan-malam-di-jakarta-selama-ramadan-JfaHg4hNTX.jpg (Foto: Antaranews)

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyosialisasikan aturan jam operasional tempat hiburan selama bulan Ramadan dengan pemasangan stiker bertuliskan 'buka' dan 'tutup'.

"Sekarang kita sudah lakukan sosialiasi, stiker-stiker sudah mulai dipasang. Stiker yang dipasang adalah stiker dengan tulisan 'buka' dan 'tutup' lengkap dengan jenis dan dasar hukumnya," ujar Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Asiantoro, seperti dikutip dari Antaranews.com, Jumat (3/5/2019).

Tempat hiburan yang dipasang stiker bertuliskan 'tutup' diharuskan tutup sepanjang bulan puasa Ramadhan. Dalam stiker bertuliskan 'tutup' tercantum tempat hiburan yang wajib tutup, yakni bar, griya pijat atau spa, klab malam, diskotik dan mesin keping jenis bola ketangkasan.

Sedangkan untuk tempat yang dipasangi stiker dengan tulisan 'buka' tercantum jenis tempat hiburan karaoke, kafe dan restoran, pub atau musik hidup dan bola sodok.

(Baca Juga: Waspada! 15 Wilayah Ini Berpotensi Diguyur Hujan Lebat hingga Awal Ramadan 1440 H)

Meski tempat usaha tersebut diizinkan buka selama bulan Ramadan tetap ada peraturan yang harus dipatuhi.

"Ada jam buka untuk yang boleh buka. Jadi walau boleh buka, tapi ada jamnya yaitu mulai pukul 20.30 WIB sampai pukul 01.30 WIB," tutur Asiantoro.

Dijelaskannya aturan jam buka ini diatur berdasarkan sejumlah regulasi antara lain Perda Provinsi DKI Jakarta No. 6/2015 Tentang Kepariwisataan, Pergub DKI No.18/2018 Tentang Penyelenggaraan Usaha Kepariwisataan, dan Surat Edaran Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI No. 162/SE/2019 Tentang Waktu Penyelenggaraan Industri Pariwisata pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini