nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ayah Pembunuh Bayi 3 Bulan di Kebon Jeruk Positif Narkoba

Antara, Jurnalis · Senin 06 Mei 2019 21:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 06 338 2052261 ayah-pembunuh-bayi-3-bulan-di-kebon-jeruk-positif-narkoba-mnqM8JeMOD.jpg Ilustrasi

JAKARTA – Seorang ayah muda berinisial MS (23) yang tega membunuh anak kandungnya yang baru berusia tiga bulan terbukti positif mengonsumsi narkoba.

Hasil tes urine MS membuktikan pelaku positif mengonsumsi narkoba jenis sabu.

"Pada saat pemeriksaan dilakukan tes urine dan pelaku positif mengonsumsi narkoba jenis sabu," kata Kapolsek Kebon Jeruk AKP Erick Sitepu di Mapolres Metro Jakarta Barat, mengutip Antaranews, Senin (6/5/2019).

Dijelaskan Erick, berdasarkan keterangan pelaku, ia telah menjadi pengguna narkoba sejak 2017 sehingga saat melakukan kekerasan terhadap anaknya pelaku dalam kondisi dipengaruhi sabu.

"Itu yang membuat kelakuan dari pelaku-pelaku ini menjadi agresif dan berani untuk melakukan kekerasan," ujar Erick.

Ia mengatakan, Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi pernah menyampaikan hampir sebagian besar pelaku kekerasan itu pasti atau telah menggunakan narkoba.

"Termasuk pelaku yang penganiayaan ini juga menggunakan narkoba jenis sabu," ujarnya.

Ilustrasi

Peristiwa pembunuhan ini terjadi pada Sabtu (27/4/2019) dan baru terungkap setelah pihak Puskesmas Kebon Jeruk melaporkan adanya kematian bayi secara tidak wajar ke Mapolsek Kebon Jeruk pada Selasa (30/4/2019).

Sebelumnya MS sempat mendatangi Puskesmas Kebon Jeruk untuk meminta surat keterangan kematian, namun ditolak.

Setelah menghimpun laporan sejumlah saksi, polisi pun akhirnya menciduk MS di rumahnya sehari kemudian.

MS dikabarkan sempat berusaha melarikan diri, namun berhasil ditangkap terlebih dahulu oleh pihak Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk.


Baca Juga : Bayi 3 Bulan Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya di Kebon Jeruk

Dijelaskan Erick, berdasarkan keterangan pelaku, penganiayaan terhadap anaknya tidak hanya dilakukan satu kali saja, tetapi ternyata pernah dilakukan saat bayi berumur satu setengah bulan.

"Kala itu salah satu kaki bayi malang itu dipatahkan oleh pelaku dan hal itu dibuktikan dengan adanya hasil rontgen dari rumah sakit," ujar Erick.


Baca Juga : Ayah Pembunuh Bayi 3 Bulan Sempat Minta Surat Kematian ke Puskesmas

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini