nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ayah Pembunuh Bayi 3 Bulan di Kebon Jeruk Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Antara, Jurnalis · Senin 06 Mei 2019 20:46 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 06 338 2052264 ayah-pembunuh-bayi-3-bulan-di-kebon-jeruk-terancam-hukuman-20-tahun-penjara-Ee2m6Z5gw5.jpg Ilustrasi

JAKARTA – MS (23) seorang ayah muda yang tega membunuh bayinya sendiri yang baru berusia tiga bulan kini terancam hukuman 20 tahun penjara.

Polisi menjerat MS dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan subsider Pasal 351 (3) KUHP tentang Penganiayaan dan Pasal 80 (4) UU Nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

Namun, ancaman hukumannya diperberat lantaran pelaku adalah orangtua kandung dari korban.

"Karena pelaku adalah orangtuanya sendiri maka hukumannya diperberat sepertiga menjadi 20 tahun penjara," kata Kepala Polsek Kebon Jeruk, AKP Erick Sitepu, di Markas Polres Metro Jakarta Barat, Senin (6/5/2019).

Sementara itu, Kepala Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk, AKP Irwandhy Idrus, mengatakan, mereka bisa saja menjerat pelaku dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

"Bisa saja, masih kita lakukan pengembangan. Kalau ada petunjuk ke arah sana pasti akan kita kenakan tentang pasal pembunuhan berencana," kata dia.

Ilustrasi

Peristiwa pembunuhan ini terjadi pada Sabtu (27/4/2019) dan baru terungkap setelah pihak Puskesmas Kebon Jeruk melaporkan ada kematian bayi secara tidak wajar ke Markas Polsek Kebon Jeruk, Selasa (30/4/2019).

Sebelumnya MS sempat datang puskesmas Kebon Jeruk untuk meminta surat keterangan kematian, namun ditolak oleh puskemas.

Setelah menghimpun laporan sejumlah saksi, polisi pun akhirnya menciduk MS di rumahnya sehari kemudian.

MS dikabarkan sempat berusaha melarikan diri, namun berhasil ditangkap terlebih dahulu oleh pihak Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk.


Baca Juga : Bayi 3 Bulan Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya di Kebon Jeruk

Dijelaskan Sitepu, berdasarkan keterangan pelaku, penganiayaan terhadap anaknya tidak hanya dilakukan satu kali saja, tetapi ternyata pernah dilakukan pada saat bayi berumur satu setengah bulan

"Kala itu salah satu kaki bayi malang itu dipatahkan oleh pelaku dan hal itu dibuktikan dengan adanya hasil rontgen dari rumah sakit," ujar Sitepu.


Baca Juga : Ayah Pembunuh Bayi 3 Bulan Sempat Minta Surat Kematian ke Puskesmas

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini