nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dipolisikan karena Gagal Berangkatkan Jemaah ke Yerusalem, Ini Jawaban Bos Travel PT HMT

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 11 Mei 2019 21:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 11 338 2054519 dipolisikan-karena-gagal-berangkatkan-jemaah-ke-yerusalem-ini-jawaban-bos-travel-pt-hmt-JmC4CI3oSW.jpg Ilustrasi Holy Land ke Yersalem, Israel (foto: National Geographic Expeditions)

JAKARTA - Bos PT Hidup Makmur Terencana (HMT) Tour and Travel, Ronny Tambayong, dilaporkan ke Polda Metro Jaya, pada Jumat 10 Mei 2019 terkait kasus penipuan. Korban penipuan itu salah satunya bernama Ari Yudhanto. 

Laporan polisi itu teregister dalam nomor LP/2871/V/2019/PMJ/Dit. Reskrimum dengan pelapor Ari Yudhanto. Terlapor dalam hal ini ialah Ronny B Tambayong dan Ribkah Darmawati. Pasal yang dilaporkan adalah pasal penipuan dan TPPU yang masuk dalam Pasal 378 KUHP dan Pasal 3, 4, 5 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

Baca Juga: Catut Nama BNPB, 2 Penipu Ditangkap Polisi 

Menanggapi hal itu, Ronny menepis dugaan laporan penipuan tersebut. Pihaknya bukan tak memberangkatkan para jemaah yang sudah mendaftar untuk beribadah ke Yerusalem, namun dahulu ada beberapa kendala sehingga keberangkatan sempat tertunda.

"Kejadianya ini bulan Februari lalu. Kita HMT sudah berdiri 10 tahun dan kita sudah berangkatkan kurang lebih 15 ribu orang lebih selama ini tidak pernah bermasalah dan hanya kemarin baru terjadi masalah di bulan Februari itu bersifat masalah teknis," kata Ronny dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/5/2019).

Dia menjelaskan, pihaknya pada Februari 2019 lalu mengalami persoalan di internalnya.

"Persoalannya ada masalah teknis yang terjadi pada waktu itu di holyland, sehingga ada beberapa grup yang terpaksa kita hold dulu keberangkatannya untuk kita selesaikan dulu masalah teknis ini dan kami akan berangkatkan kembali gitu," ujarnya.

Ronny mengaku telah memberangkatkan beberapa kelompok pada 22 Februari dan masih ada beberapa yang belum diberangkatkan. Pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan beberapa jemaah yang belum bisa berangkat.

"Kita sedang berusaha salah satu caranya dengan menjual aset kami untuk menutupi kerugian ini dan jual aset kan butuh waktu, kami jelaskan juga butuh waktu sekitar bulan Juli-Oktober ini untuk bisa menyelesaikan kewajiban ini," ujar dia.

Baca Juga: Polisi Gadungan Ditangkap Usai Tipu Warga Puluhan Juta Rupiah 

Ronny menuturkan, pihaknya tak bakal lepas tanggung jawab dalam kasus tersebut. Menurut dia, sebagai warga negara yang baik, dirinya tak akan lari dari laporan dugaan penipuan itu.

"Sebagai warga negara yang baik kita hormati proses yang ada. Tentu kita harapkan ini semua bisa kita selesaikan secara baik-baik bahwa kami juga selalu beritikad baik menyelesaikan hal ini," katanya

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini