Share

Densus 88 Sergap Driver Ojol Terduga Teroris di Bantargebang

Wijayakusuma, Okezone · Minggu 12 Mei 2019 19:17 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 12 338 2054748 densus-88-sergap-driver-ojol-terduga-teroris-di-bantargebang-4mMgBzPg0w.jpg Kontrakan terduga teroris yang dibekuk di Bantargebang (Foto: Wijayakusuma/Okezone)

BEKASI - Satu lagi terduga teroris diamankan Tim Densus 88 Antiteror di sebuah rumah kontrakan, di Jalan Mandor Haji Demong, Kampung Babakan RT 01 RW 03, Mustikajaya, Mustikasari, Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu dini hari.

Terduga berinisial DO diyakini bagian dari jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang beberapa diantaranya telah lebih dulu ditangkap.

Saat dilakukan penggeledahan di kontrakan DO yang berukuran 3x5 meter, polisi menemukan sejumlah barang bukti, diantaranya sebuah busur berikut beberapa buah anak panah, dan sebuah sepeda motor Honda Supra Fit nopol B 6761 FCU.

Warga sekitar mengaku tidak begitu mengenal sosok DO karena kesehariannya bersama sang istri yang sangat tertutup. Warga hanya mengetahui DO sehari-hari berprofesi sebagai pengemudi ojek online (Ojol) Karenanya warga sempat kaget saat tahu DO terlibat dalam jaringan teroris.

"Orangnya tertutup banget sama tetangga juga. Jarang bergaul lah pokoknya. Istrinya juga jarang keluar. Cuma suaminya tahunya ojek online. Kalau berangkat siang, malam baru pulang," kata Tardi, tetangga DO di Bekasi, Minggu (12/5/2019).

DO sendiri berdasarkan informasi tercatat sebagai warga Duren Sawit, Jakarta Timur. Ia dan sang istri bersama keempat anaknya, baru sekitar empat bulan menempati rumah kontrakan yang menjadi lokasi penggerebekan polisi.

"Iya baru disini, kira-kira empat bulanan lah. Ya begitu aktivitasnya di dalam rumah aja, jarang banget keluar," ujar Tardi.

Sementara itu, baik RT maupun RW setempat enggan memberi komentar dan memilih bungkam saat dimintai konfirmasi seputar penangkapan terduga teroris di wilayah mereka.

Sebelumnya, sudah ada delapan terduga teroris jaringan JAD yang ditangkap pihak kepolisian di sejumlah lokasi berbeda, yakni di Bitung, Tegal dan Bekasi. Terakhir penggerebekan dilakukan di sebuah toko handphone bernama "Wanky Cell" yang berlokasi di Jalan Muchtar Tabrani RW 03, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (8/5/2019).

Saat ini polisi masih memburu terduga teroris JAD lainnya yang dikabarkan akan menunggangi aksi people power 22 Mei 2019 dengan menyasar anggota kepolisian.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini