nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perempuan Berkerudung di Video Ancam Penggal Jokowi Juga Dipolisikan

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Senin 13 Mei 2019 05:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 13 338 2054821 perempuan-berkerudung-di-video-ancam-penggal-jokowi-juga-dipolisikan-B7bpeOEjeg.jpg Penangkapan pelaku penghinaan Presiden Jokowi. (Foto: Ist)

JAKARTA – Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menangkap seorang pria berinisial HS yang mengaku ingin memenggal kepala Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam cuplikan video yang viral di linimasa media sosial.

Penangkapan itu merupakan pengembangan video yang viral dan adanya laporan dari Relawan Jokowi Mania (Joman). Ternyata tidak hanya HS yang dilaporkan ke polisi, Joman juga memolisikan seorang wanita berkerudung yang terekam dalam video bernada ancaman itu.

"Yang rekam video juga kami laporkan. Dua-duanya yang mengancam dan merekam video. Kami sudah lapor PMJ dan berharap aparat segera lah ya," kata Ketua Joman Immanuel Ebenezer di Mapolda Metro Jaya, Minggu 12 Mei 2019.

(Baca juga: Polisi Tangkap Pria yang Ancam Penggal Kepala Jokowi)

Dalam video tersebut, memang tampak ada dua perempuan paruh baya ikut bersuara ketika HS melontarkan ancaman penggal kepala Jokowi. Satu perempuan mengenakan kacamata hitam yang diduga sembari merekam peristiwa itu. Satunya lagi perempuan memakai kacamata sembari menyimbolkan dua jari.

View this post on Instagram

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara dan tindak pidana di bidang ITE dengan modus Pengancaman Pembunuhan terhadap Presiden RI yg sedang viral di media sosial saat sekarang ini sebagaimana dimaksud dalam pasal : - Pasal 104 KUHP - Pasal 27 ayat 4 junto pasal 45 ayat 1 UU RI no 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI no 11 tahun 2008 tentang ITE. Kejadian di Depan kantor Bawaslu RI di Jl MH. Thamrin Menteng Jakpus Pada hari Jumat tgl 10 Mei 2019 sekitar Jam 14.40 wib *Pelaku Yang Diamankan* Nama : HS Tempat/Tanggal Lahir: Jakarta, 08-03-1994 Alamat : Palmerah Barat, Kel. Palmerah, Kec. Palmerah Melakukan pengancaman pembunuhan terhadap presiden RI dengan mengucapkan kata - kata “Dari Poso nich, siap penggal kepala Jokowi, Jokowi siap lehernya kita penggal kepalanya demi Allah”. Ditangkap di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor pada hari Minggu, Tanggal 12 Mei 2019, pukul 08.00 WIB #jacklynupdates #jacklynchoppers #jacklynjatanras #ditreskrimum_pmj #jatanraspoldamj #tampilluarbiasa @ditreskrimumpmj @jatanraspoldamj @bagbinops_krimumpmj @humas.pmj @ar_nasution82 @adehj @polisi_indonesia @halo_polisi @kontributorjakarta @ferdiansyah_marlupy @thepolice.trans7 @suaradotcom

A post shared by Jacklyn Choppers (@jacklyn_choppers) on

Saat melaporkan orang-orang dalam video itu, Immanuel menyebut bahwa pihak-pihak dalam video tersebut diduga kuat merupakan pendukung Prabowo Subianto. Sebab, hal tersebut terlihat dari simbol-simbol yang mereka kenakan saat aksi kemarin.

"Kami lihat yang bukti-bukti gambar dan simbol-simbol kampanye gitu lho. Kenapa kami berani menyampaikan, diduga mereka pendukung Prabowo. Itu bisa dibuktikan kok," ujar Immanuel.

(Baca juga: Sambil Elus Dada, Pelaku Ancam Penggal Jokowi Ngaku Salah)

Dalam pelaporannya, Joman telah membawa beberapa barang bukti dalam laporan tersebut. Di antaranya, rekaman video dan beberapa gambar tangkapan layar yang disimpan di dalam flashdisk. Laporan relawan Jokowi telah diterima Polda Metro Jaya dengan nomor LP/2912/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Dalam laporannya, para pelaku diduga melanggar Pasal 27 Ayat (4) juncto Pasal 45 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 perubahan atas UU 11/2008 tentang ITE.

HS sendiri ditangkap di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor, pada Minggu pagi sekira pukul 08.00 WIB. Adapun alamat tinggal HS yakni di Palmerah Barat, Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini