nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pegawai Minimarket Ini Nekat Gasak Uang Rp112 Juta di Tempat Kerjanya

Anggun Tifani, Jurnalis · Selasa 14 Mei 2019 19:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 14 338 2055628 pegawai-minimarket-ini-nekat-gasak-uang-rp112-juta-di-tempat-kerjanya-1vhCpGT5no.jpg Para perampok Alfamart di Tangerang (foto: Anggun/Okezone)

TANGERANG - Sempat mengaku sebagai korban perampokan, Fahmi Rahadiansyah, pegawai minimarket di Jalan Serang, Cengkudu, Balaraja, Kabupaten Tangerang ini berhasil menggasak uang tunai senilai Rp46 juta dari dalam brankas minimarket tempat ia biasa bekerja.

Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif mengatakan, hal itu nekat dilakukan Fahmi usai di bekerja selama dua tahun di ritel tersebut. Tersangka sebelumnya sempat mengaku sebagai korban perampokan kepada pihak Kepolisian Sektor Balaraja.

Aksi perampokan tersebut terjadi pada 12 Februari 2019. Mulanya, Fahmi membuka brankas dan mengambil uang dengan total Rp46 juta. Kemudian, agar aksinya berjalan mulus, pelaku berteriak dan menjelaskan kalau ritel tersebut telah dirampok. Tak hanya itu, bahkan Fahmi pun sempat disekap dan ditodong pistol.

"Dia ini ngaku kalau jadi korban perampokan, kepada kepolisian juga mengaku seperti itu dimana, ada tiga perampok yang menodong korban sambil mengambil uang di brankas," kata Sabilul Alif di Mapolresta Tangerang, Selasa (14/5/2019).

 Illustrasi Pencurian

Usai adanya laporan tersebut, selanjutnya pada 12 April 2019, masih di ritel yang sama, sebuah aksi perampokan terjadi lagi. Kali ini pelaku perampokan berinisial AME, MRF dan AM.

Sabilul mengungkapkan, saat kejadian kedua, pegawai minimarket yang bernama Nina tengah berjaga di kasir. Kemudian, ketiga pelaku datang dengan menodongkan senjata tajam kepada korban.

"Kejadian kedua ini, korban disekap di dalam gudang dengan mulut dilakban. Lalu, ketiganya mengambil uang sebesar Rp66 juta. Kemudian, pihak Alfamart melaporkan kejadian ini dan kita tindak lanjuti," ujarnya.

Teridentifikasi dari hasil penyelidikan, kepolisian mendapatkan informasi bahwa kasus pertama dan kedua didalangi oleh orang yang sama yakni, Fahmi. Bedanya, pada kasus kedua, Fahmi dibantu rekannya yang juga pegawai Alfamart berinisial DA.

 penangkapan

"Mereka ini satu komplotan, bedanya yang pertama dilakukan oleh pelaku sendiri, sedangkan yang kedua bersama rekan-rekannya," ungkapnya.

Terhitung, pada pelaku ini berarti berhasil menggasak uang sejumlah Rp112 juta. Keempat pelaku tersebut pun akhirnya berhasil diamankan oleh pihak kepolisian, di kawasan Tangerang dengan lokasi yang berbeda berdasarkan pemeriksaan kamera pengawas dan CCTV serta, keterangan para saksi.

Akibat perbuatannya para pelaku dikenakan pasal 365 KUHP dengan hukuman di atas lima tahun penjara.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini