nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dokter Ani Hasibuan Diperiksa Terkait Pernyataan Kematian Petugas KPPS

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 16 Mei 2019 12:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 16 338 2056433 dokter-ani-hasibuan-diperiksa-terkait-pernyataan-kematian-petugas-kpps-iEw6XyNUXG.jpg Dokter Ani Hasibuan saat di DPR (foto: ist)

JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengungkapkan bahwa, pemeriksaan Dokter Robiah Khairani Hasibuan atau Ani Hasibuan, terkait dengan pernyataannya soal kematian dari petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) usai Pemilu 2019.

"Diperiksa) soal (ucapannya terkait) kematian KPPS," kata Argo, Jakarta, Kamis (16/45/2019).

Penyidik Ditreskimsus Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan terhadap Ani Hasibuan. Hal tersebut berdasarkan beredarnya surat panggilan sebagai saksi terhadap perempuan yang disapa Ani Hasibuan tersebut.

 Illustrasi Hoax

Ani diperiksa terkait dengan kasus dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA) dan/atau menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong sebagaimana kontens yang terdapat di portal berita tamshnews.com pada Minggu, 12 Mei 2019.

Polisi melakukan penyidikan berdasarkan Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 35 Jo Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 14 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 55 Ayat (1) Jo Pasal 56 KUHP.

Panggilan ini merupakan proses penyelidikan atas laporan yang dilayangkan oleh Carolus Andre Yulika pada Minggu, 12 Mei 2019 lalu. Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/2929/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Nama Ani Hasibuan sendiri muncul dan ramai diperbincangkan ketika ikut-ikutan mengomentasi soal dugaan kejanggalan dari meninggalnya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) usai Pemilu 2019.

 

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini