nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jelang Aksi 22 Mei, Ini Imbauan LTM PWNU DKI untuk Takmir Masjid

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Selasa 21 Mei 2019 00:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 21 338 2058190 jelang-aksi-22-mei-ini-imbauan-ltm-pwnu-dki-untuk-takmir-masjid-KQpJk7kXGa.jpg Foto Sindo

JAKARTA - Lembaga Takmir Masjid (LTM) PWNU DKI Jakarta menerbitkan agar seluruh pengurus masjid tidak menampung masyarakat yang menginap di masjid, dalam rangka menghadiri aksi demo di depan KPU pada 22 Mei 2019.

Ketua LTM PWNU DKI Jakarta Husni Muhsin menuliskan imbauan tersebut di dalam surat bernomor 070/A/LTM/-NU/V/2019, menegaskan agar pengurus masjid tidak memperkenankan massa aksi 22 Mei menginap di masjid.

"Bersama ini kami LTM PWNU DKI Jakarta menginstruksikan kepada seluruh ketua PCNU DKI Jakarta untuk menginformasikan kepada seluruh takmir masjid yang di bawah naungan Nahdlatul Ulama agar menolak kehadiran masyarakat yang ingin bermalam/menginap di masjid tersebut hanya demi menghadiri kegiatan demo di KPU Pusat pada tanggal 21-22 Mei," katanya kepada wartawan, Senin (20/5/2019).

 Demo Bawaslu

Alasan Musni yang meminta seluruh masjid melarang para massa aksi menginap, lantaran fungsi mesjid diperuntukan sarana beribadah, dan terbebas dari politisasi.

"Masjid yang ada di Jakarta, terutama yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama agar menolak kebijakan masjid digunakan untuk kepentingan politik, dan menjaga kesucian masjid dari kepentingan politik, terutama di Bulan Suci Ramadan,"ujarnya.

Musni juga berpesan agar pengurus takmir masjid tidak terpancing ikut dalam hiruk pikuk situasi politik hingga dapat menganggu pelaksanaan program pemakmuran masjid.

"Jamaah dan takmir masjid untuk menjaga keamanan dan ketenangan di lingkungan masing masing dan bersama-sama mencegah dari gangguan dan ancaman perpecahan bangsa dan negara," tutupnya.

 Demo Bawaslu

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini