nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Amankan Aksi 22 Mei, Kapolres Bekasi: Jangan Bawa Senjata Api Jangan Tersulut Emosi

Wijayakusuma, Jurnalis · Selasa 21 Mei 2019 17:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 21 338 2058539 amankan-aksi-22-mei-kapolres-bekasi-jangan-bawa-senjata-api-jangan-tersulut-emosi-BcfJmDcLlS.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

BEKASI - Menyikapi aksi people power 22 Mei besok, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Candra Sukma Kumara menginstruksikan kepada bawahannya agar tidak menggunakan kekerasan pada saat melakukan pengamanan. Hal ini demi menghindari terjadinya bentrokan antara massa dengan polisi yang nantinya bisa memperkeruh suasana.

Seluruh anggota yang terlibat pengamanan ditekankan agar tidak membawa senjata api (senpi) dan menghindari benturan. Anggota juga diminta tidak mudah tersulut emosi jika mendapatkan perkataan tidak menyenangkan dari para pendemo.

"Seluruh anggota Polrestro Bekasi tidak ada yang menggunakan senjata api dalam melakukan pengamanan. Hindari pula benturan dalam melakukan tahapan negosiasi meskipun mereka mencaci dan memaki, karena itu adalah pancingan yang akan membuat kita menjadi emosi," kata Candra saat menggelar apel pergeseran pasukan giat pengamanan tahap pemungutan hasil rekapitulasi surat suara tingkat nasional di Bekasi, Selasa (21/5/2019).

Apel kesiapan pengamanan aksi 22 Mei Polres Bekasi

Pihaknya juga akan bersiaga terkait adanya kemungkinan pihak-pihak yang mau memanfaatkan dan menunggangi aksi people power, sebagaimana yang terdeteksi dalam penyelidikan kepolisian.

"Karena ada beberapa kelompok teroris dimana kelompok tersebut akan melakukan aksinya di tanggal 22 Mei, saya harapkan kepada seluruh anggota Polrestro Bekasi agar lebih waspada dimana pun saat bertugas," ujar Candra.

Selain itu anggota juga diimbau untuk mengamankan seluruh benda yang dianggap membahayakan selama berlangsungnya demo, dan melakukan pemeriksaan terkait hal tersebut.

(Baca Juga: Polda Jatim Perketat Keamanan Sampai Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden)

"Tim Gakum lakukan proses apabila mendapatkan benda-benda yang dianggap membahayakan. Lakukan pemeriksaan kemudian bawa ke komando untuk dilakukan proses yang berlaku," tegasnya.

"Saya harapkan dan tekankan sekali lagi kepada seluruh anggota Polrestro Bekasi tidak ada yang terpancing dan tidak ada yang melakukan tindakan sepihak. Kita lakukan dengan cara persuasif," imbuh Candra.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini