nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selain 6 Orang Meninggal, 200 Orang Luka-Luka Akibat Bentrok 22 Mei

Inews, Jurnalis · Rabu 22 Mei 2019 10:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 22 338 2058795 selain-6-orang-meninggal-200-orang-luka-luka-akibat-bentrok-22-mei-7VVLIpL8XT.jpg Anies Baswedan. (Foto: Harits Tryan/Okezone)

JAKARTA – Selain enam orang meninggal akibat bentrokan antara massa dan aparat sejak malam hingga dini hari, Rabu (22/5/2019), sebanyak 200 orang juga mengalami luka-luka. Hal ini disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengunjungi korban aksi massa yang kini dirawat di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat.

“Sekitar 200 orang korban luka-luka sudah dilarikan ke rumah sakit di Jakarta, di antaranya RSUD Tarakan, Pelni, Budi Kemuliaan, dan RSCM. Sudah enam orang meninggal dunia, satu orang meninggal dunia di RS Tarakan,” ujar Anies di RSUD Tarakan, Rabu pagi.

Dia menuturkan, semua biaya perawatan korban ditanggung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, baik untuk korban dari pihak warga maupun dari pihak aparat keamanan. Menurut Anies, korban mayoritas mengalami luka memar, sesak napas, hingga luka akibat benda tumpul dan peluru karet.

Bentrok di Tanah Abang, Massa Aksi Lempari Petugas dengan Batu

Sebelumnya, dokter di RS Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, memastikan satu korban meninggal akibat tertembus peluru tajam di bagian dada, dalam bentrokan antara massa dan polisi di Petamburan, Jakarta Barat, dini hari tadi.

Korban diketahui bernama Farhan, warga Kota Depok, Jawa Barat. Dia tak mampu bertahan hidup lantaran peluru yang menembus tubuhnya merusak selaput paru-paru. Menurut keterangan dokter, hantaman peluru tajam membuat selaput paru-paru korban robek dan akhirnya meninggal dunia.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini