nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesta Miras Selama Seminggu, Pria Asal AS Tewas dalam Kamar Hotel di Kemang

Muhamad Rizky, Jurnalis · Senin 27 Mei 2019 16:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 27 338 2060920 pesta-miras-selama-seminggu-pria-asal-as-tewas-dalam-kamar-hotel-di-kemang-C2nklWsO4E.jpg Ilustrasi.

JAKARTA - Seorang warga asal Amerika Serikat bernama Coleman Crown Dunn ditemukan meninggal dunia di kamar Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan pada Senin (27/5/2019). Coleman diduga meninggal lantaran terlaku banyak minum minuman keras.

Kanit Reskrim Polsek Mampang, Iptu Anton Prihartono mengatakan, Coleman sempat mengeluh sakit saat berada di dalam hotel, sehari sebelum meninggal atau pada Minggu (26/5/2019) kemarin.

Ia kemudian meminta petugas keamanan hotel untuk dipanggilkan dokter. Kondisinya dinyatakan kurang baik lantaran habis pesta minuman keras selama satu minggu.

"Keterangan yang didapat dari teman korban, sebelumnya korban pesta di tempat lain dan seminggu penuh meminum minuman beralkohol tinggi. Sebagai antisipasi, dokter Michelle membuat surat rujukan untuk digunakan jika sewaktu-waktu korban mengalami hal yang membahayakan jiwanya," ucap Anton saat dikonfirmasi, Senin (27/5/2019).

(Baca juga: Polisi Tangkap Penjual Miras yang Tewaskan 2 Orang di Indramayu)

Kemudian pada Senin (27/5/2019) dini hari, petugas keamanan melihat korban dalam kondisi parah dan mengajaknya untuk pergi ke rumah sakit. Sesampai di depan hotel korban kembali masuk kamar untuk ke kamar mandi, namun tak kembali sehingga petugas keamanan memutuskan untuk memanggil petugas kesehatan.

Ilustrasi.

"Saat pintu terbuka, korban terlihat sudah tidak bergerak dengan posisi terduduk di depan kloset, masih dengan kaos yang tadi dikenakannya tanpa mengenakan celana dalam. Selanjutnya dokter Michelle melakukan tindakan pertama untuk menyelamatkan korban namun tidak ada respons atau gerakan dari korban," ucapnya.

Saat ini, jasad Coleman berada di Rumah Sakit Fatmawati untuk diperiksa lebih jauh. Pihak kepolian pun telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus ini.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan ada dugaan bahwa korban meninggal dunia karena sakit dan selanjutnya korban dibawa menuju ke Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati," ujarnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini