Ibu di Depok Siram Anak Angkatnya dengan Air Panas, Kondisi Korban Memprihatinkan

Wahyu Muntinanto, Okezone · Selasa 28 Mei 2019 16:39 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 28 338 2061392 ibu-di-depok-siram-anak-angkatnya-dengan-air-panas-kondisi-korban-memprihatinkan-3DjKX7Z22i.jpg Korban mengalami luka bakar di wajah dan anggota tubuh lainnya. (Foto: Wahyu M/Okezone)

DEPOK - Seorang bocah bernama Salsabila atau akrab disapa Caca mengalami luka bakar hampir di seluruh tubuh, diduga akibat disiksa dengan cara disiram air panas oleh ibu angkatnya bernama Cantika.

Anggara, tetangga korban mengatakan, kejadian ini diketahui warga lainnya, Ismi saat korban sedang berjemur di halaman depan rumah dengan kondisi luka-luka dan kulitnya terkelupas. Peristiwa itu di Jalan H Limun, RT01/RW02 Pangkalanjati, Cinere, Depok, Jawa Barat. Ismi menduga Caca berjemur untuk mengeringkan luka bakar yang dideritanya.

"Jadi yang tinggal di sebelah rumah korban Ismi melihat korban Caca sedang berjemur di halaman kemudiann divideoin dan ngasih tahu ke tetangga lainnya," kata Anggara kepada wartawan, Selasa (28/5/2019).

Heran dengan luka yang dialami bocah 10 tahun itu, Ismi kemudian memanggil korban ke rumahnya dan menanyakan penyebab luka tersebut. Namun Caca tak mau berterus terang karena merasa takut dan terancam.

Foto: Wahyu M/Okezone

"Korban Caca, enggak mau ngaku awalnya kayanya sudah diancam soalnya, tapi namanya anak-anak akhirnya dia ngaku kalau dianiaya oleh ibunya," ucapnya.

Dari pengakuan korban ketika ditanya warga, kejadian penyiksaan ini bukan baru sekali terjadi. Korban sebelumnya pernah mengalami penyiksaan oleh ibu angkat menggunakan powerbank gagang jemuran.

"Sebelum disiram air panas, korban Caca pernah disiksa juga denagn dipukul pakai gagang jemuran dan dilempar powerbank," ujarnya.

Korban kemudian dibawa warga ke puskesmas terdekat. Namun karena luka bakar di tubuh korban sudah parah, dia dirujuk ke RS Fatmawati Jakarta Selatan.

"Sudah dibawa ke RS Fatmawati setelah di Puskesmas tidak tertangani karena memang luka bakarnya cukup parah," kata dia.

Sejumlah warga yang merasa janggal dengan keadaan korban langsung melapor ke pihak kepolisian. Polisi kemudian mendatangi TKP dan meminta keterangan saksi.

"Semalam ada polisi datang cuma nanya-naya saksi saja, selanjutnya saya tidak tahu gimana lagi," ujar Anggara.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini