nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selain Disiram Air Panas dan Disiksa, Caca Juga Dijadikan Pembantu Ibu Angkatnya

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Selasa 28 Mei 2019 18:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 28 338 2061474 selain-disiram-air-keras-dan-disiksa-caca-juga-dijadikan-pembantu-ibu-angkatnya-2Vc8oY8vpd.jpg Ilustrasi Kekerasan Kepada Anak (foto: Shutterstock)

DEPOK - Salsabila atau kirab disapa Caca mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Bocah perempuan berusia 10 mengalami luka parah disekujur tubuh akibat disiram air panas oleh ibu angkatnya.

Kapolsek Limo Kompol Iskandar mengatakan sang ibu bernama Cantika diketahui tak hanya sekali melakukan penyiksaan tersebut melainkan sudah berulang kali. Bahkan korban yang sudah diangkat menjadi anak ini seringkali dijadikan seperti pembantu rumah tangga.

Baca Juga: Ibu di Depok Siram Anak Angkatnya dengan Air Panas, Kondisi Korban Memprihatinkan 

"Korban Caca sudah sering disiksa padahal anak angkatnya udah sering dijadikan pembantu, sering juga pelaku siksa korban," kata Iskandar kepada wartawan, Selasa (28/5/2019).

Dia menuturkan jika peristiwa penyiraman air panas ke tubuh korban dilakukan pada 4 hari lalu pada Jumat 24 Mei 2019 di rumahnya jalan H Limun RT01/RW02 Pangkalanjati, Cinere, Depok, Jawa Barat.

"Memang sempat ada laporan masyarakat ke Polsek Limo tapi sekarang sudah di serahkan ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Depok," ucapnya.

Sebelumnya, Salsabila atau kirab disapa Caca seringkali mengalami penyiksaan oleh ibu angkatnya bernama Cantika. Bocah berusia 10 tahun yang mengalami KDRT ini mengalami luka bakar hampir di seluruh tubuh hingga kulitnya terkelupas. Diduga Caca disiram menggunakan air panas.

Anggara tetangga korban menuturkan peristiwa penyiksaan itu dilakukan rumahnya di jalan H Limun RT01/RW02 Pangkalanjati, Cinere, Depok, Jawa Barat.

"Korbam Caca kulitnya terkelupas sepertinya disiram pakai air panas dari wajah sampai ke kaki lukanya parah," ucap Anggara kepada wartawan, Selasa (28/5/2019).

Terbongkarnya penyiksaan itu setelah seorang warga bernama Ismi melihat Caca sedang berjemur di halaman rumah dengan kondisi mengenaskan. Kemudian dia memvideokan dan menfabarkan kepada warga lainya. Selanjutnya korban pun dipanggil oleh warga ke rumah Ismi dan dimintai keterangan terkait pemyebab luka yang dialami.

Baca Juga: Tak Hanya Disiram Air Panas, Caca Kerap Disiksa Ibu Angkatnya 

"Awalnya korban takut enggak ngaku tapi akhirnya ngaku juga dia sering dipukul menggunakan gagang jemuran, dilempar Powerbank, hingga disiram air panas," jelasnya.

Melihat luka korban yang cukup serius, Anggara mengaku bahwa korban langsung dibawa ke Puskesmas, namun akibat luka yang terlalu parah kemudian korban di rujuk ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan. (fid)

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini