nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terminal Baru Jatijajar Depok Mulai Alami Lonjakan Penumpang Mudik

Antara, Jurnalis · Kamis 30 Mei 2019 09:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 30 338 2062062 terminal-baru-jatijajar-depok-mulai-alami-lonjakan-penumpang-mudik-2Cy5l77fFl.jpg Suasana di Terminal Jatijajar Kota Depok pada H-7 Lebaran. (Foto: Fathur Rochman/Antaranews)

DEPOK – Jumlah penumpang di Terminal Bus Jatijajar, yang merupakan terminal baru di Kota Depok, Jawa Barat, mengalami lonjakan hingga 80 persen pada H-7 Lebaran 2019.

"Sebelum bulan puasa memang sepi, tapi sekarang alhamdulillah penumpang meningkat hingga 80 persen," ujar Kepala Tata Usaha Terminal Bus Jatijajar Dodi MS, Rabu 29 Mei 2019, seperti dinukil dari Antaranews.

Ia menuturkan, sejak diresmikan pada September 2018, jumlah calon penumpang di Terminal Bus Jatijajar memang relatif sepi, hanya sekira 100 sampai 150 orang per hari. Namun pada Ramadan 1440 Hijriah, terutama memasuki H-10 Lebaran 2019, jumlah calon penumpang melonjak cukup drastis, yakni mencapai 800 calon pemudik.

(Baca juga: H-6 Lebaran, Contraflow Sudah Diberlakukan di Tol Jakarta-Cikampek)

Menurut Dodi, lonjakan tersebut terjadi karena seluruh bus antarkota antarprovinsi di kawasan Depok yang sebelumnya di Terminal Depok atau terminal-terminal bayangan, kini telah diintegrasikan secara terpadu di Terminal Bus Jatijajar.

"Jadi mau tidak mau pemudik yang berada di Depok dan sekitarnya, naiknya ya dari terminal sini," kata Dodi.

Lebih lanjut ia mengatakan saat ini armada bus yang tersedia di Terminal Jatijajar berjumlah 358 bus, terdiri dari 284 bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan 74 bus antarkota dalam provinsi (AKDP) yang berasal dari 54 perusahaan otobus (PO Bus).

Ilustrasi pemudik. (Foto: Okezone)

Dodi sendiri memperkirakan puncak arus mudik di Terminal Bus Jatijajar akan terjadi pada H-5 Lebaran, bertepatan dengan dimulainya masa libur yang ditetapkan pemerintah.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pada H-7 Lebaran (Rabu 29 Mei 2019), ratusan pemudik tampak memenuhi area ruang tunggu Terminal Jatijajar. Kebanyakan dari mereka merupakan pemudik yang menuju daerah-daerah di Pulau Sumatera, seperti Sumatera Barat dan Lampung.

"Kalau pagi memang banyak yang asal Sumatera, kalau sore sampai malam baru yang Jawa Tengah atau Jawa Timur," ungkap Dodi.

(Baca juga: Mudik Gratis Diharapkan Bisa Turunkan Angka Korban Kecelakaan)

Salah seorang pemudik bernama Azis mengatakan lebih memilih menggunakan bus karena harga tiket yang ditawarkan terjangkau dibandingkan moda transportasi lainnya, terutama pesawat terbang.

"Kalau pesawat saya kena Rp1,5 juta sampai Rp2 juta, kalau bus cuma Rp600 ribu. Jauh lebih hemat walaupun perjalanan yang ditempuh akan lebih lama," ujar pemudik asal Padang, Sumatera Barat, ini.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini