nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Stasiun Rawa Buntu Tangsel Disesaki 9.000 Penumpang Selama Libur Lebaran

Hambali, Jurnalis · Senin 10 Juni 2019 15:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 10 338 2064985 stasiun-rawa-buntu-tangsel-disesaki-9-000-penumpang-selama-libur-lebaran-Z89RXSs867.jpg Suasana Stasiun KRL Rawa Buntu (Foto: Hambali/Okezone)

TANGERANG SELATAN - Selama periode libur hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah, jumlah penumpang yang memilih menggunakan jasa Kereta Rel Listrik (KRL) di stasiun Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), mengalami peningkatan.

Pada musim libur lebaran tahun ini, data yang dihimpun menyebutkan, jika setiap harinya ada sekira 8 hingga 9 ribu penumpang yang menaiki KRL di Stasiun Rawa Buntu. Kondisi demikian telah berlangsung sejak tanggal 26 Mei hingga tanggal 10 Juni 2019.

"Jumlahnya mengalami peningkatan dibanding libur lebaran pada tahun lalu. Sekarang tiap hari mencapai 8 sampai 9 ribu penumpang, kalau tahun lalu hanya 7 ribuan penumpang," terang Kepala Stasiun KRL Rawa Buntu, Iskandar, kepada Okezone, Senin (11/6/2019).

Stasiun KRL Rawa Buntu

Dikatakannya, beberapa posko petugas stasiun masih beroperasi hingga tanggal 16 Juni pekan depan. Upaya itu guna mendukung kelancaran para penumpang yang menggunakan jasa KRL selama musim libur lebaran kemarin, hingga saat ini.

"Masih beroperasi. Jadi posko-posko itu merupakan posko pengawasan, koordinasi antar sub-sub yang ada. Karena kan saat ini penumpang meningkat bukan hanya karena arus balik, tapi juga ada yang memanfaatkannya untuk mengisi liburan dengan mengunjungi tempat wisata di Jabodetabek," jelas Iskandar.

(Baca Juga: Saat Lebaran, Pengoperasian KRL Tetap Normal)

Pantauan jumlah penumpang di Stasiun Rawa Buntu menunjukkan, masih adanya beberapa pemudik yang baru tiba dari kampung halaman. Mereka umumnya datang melalui Stasiun Pasar Senen, lalu transit menuju Stasiun Tanah Abang dan melanjutkan perjalanan ke arah Tangsel dengan berpindah kereta.

Para pemudik yang baru tiba dari kampung halaman itu terlihat membawa tas-tas besar dalam satu rombongan keluarga. Kebanyakan mereka lebih memilih jalur kereta untuk pulang-kampung, lantaran terbiasa menggunakan jasa transportasi itu tiap libur lebaran.

"Setiap pulang kampung naik kereta, biar nggak penuh sesak kalau naik bis. Nggak ada macet juga," ucap Nurrohmah (42), pemudik asal Semarang, Jawa Tengah.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini