nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anies Yakin Pendatang Baru Tidak Akan Membuat Jakarta Kumuh

Muhamad Rizky, Jurnalis · Senin 10 Juni 2019 16:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 10 338 2064998 anies-yakin-pendatang-baru-tidak-akan-membuat-jakarta-kumuh-jhKBYfoeCy.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Sarah/Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tidak khawatir dengan adanya pendatang baru di Jakarta. Menurutnya urbanisasi penduduk tidak akan membuat ibukota menjadi kumuh, hal itu bisa dilakukan dengan pengadaan lapangan kerja serta meningkatnya perekonomian di Jakarta.

"Yang penting adalah lapangan pekerjaan, ekonomi, dengan pertumbuhan ekonomi yang baik maka bisa mendapatkan pekerjaan yang baik, dengan mendapatkan pekerjaan yang baik maka otomatis tempat tinggalnya pun akan menjadi lebih baik. Jadi dorongan kita adalah pada pertumbuhan ekonomi," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balaikota, Jakarta, Senin (10/6/2019).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, saat ini tingkat perekonomian di Jakarta tumbuh diatas rata-rata nasional. Disisi lain pihaknya juga akan memberikan kemudahan bagi para pengusaha.

"Kita akan terus mendorong dengan kemudahan izin berusaha, kemudian juga kita fasilitasi untuk berbagai macam kebutuhan untuk investasi. Jadi harapannya nanti tenaga kerja yang tersedia bisa lebih banyak," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca Juga: Cerita Anies Panggil Ambulans Tanpa Bawa Nama Gubernur, Seperti Apa Hasilnya?

Anies

Untuk itu menurutnya keberadaan pendatang di Jakarta bukan menjadi masalah. Kendati demikian mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu meminta agar para pendatang untuk memenuhi administrasi untuk berada di Jakarta.

"Biasa warga datang harus melapor pada RT RW kemudian kalau tinggal lebih dari 24 jam harus lapor. Prosesnya harus seperti itu saja. Jadi bukan operasi di terminal terminal, operasi di stasiun, bukan seperti itu tapi sifatnya melayani bagi mereka yang membutuhkan pelayanan kependudukan," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai sejak operasi yustisi disetop pada tahun lalu, penambahan penduduk yang datang tidak terlalu signifikan. Oleh karena itu, ia kembali meniadakan kegiatan tersebut pada tahun ini.

"Tahun lalu kita sudah tidak melakukan juga. Apakah ada yang merasakan perbedaan dengan tahun lalu? Enggak ada," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum lama ini.

Ia menyebut majunya perekonomian Jakarta karena ada sumbangsih para perantau yang bekerja dan berdagang. Anies berharap pendatang yang sudah lama mendiami Ibu Kota tidak perlu perotes bila ada perantau baru saat ini.

"Jakarta hidup berkembang lewat begitu banyak pendatang, karena itu bagi generasi pendatang awal, hargai generasi pendatang berikutnya. Kenapa yang dulu datang boleh, lalu yang datang kemudian jadi dianggap jangan datang?" ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini