nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penangkapan Terduga Teroris di Bekasi Berlangsung Senyap Tanpa Perlawanan

Wijayakusuma, Jurnalis · Selasa 11 Juni 2019 14:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 11 338 2065296 penangkapan-terduga-teroris-di-bekasi-berlangsung-senyap-tanpa-perlawanan-4Pitvr78vC.jpg Kontrakan terduga Teroris yang ditangkap Densus 88 di Bekasi (Foto: Wijayakusuma/Okezone)

BEKASI - Penangkapan terduga teroris di Kampung Jatibening Baru, Pondokgede, Kota Bekasi, Jawa Barat, oleh Tim Densus 88 berlangsung senyap tanpa ada perlawanan. Hal tersebut diungkapkan warga sekitar yang menyaksikan aksi penangkapan di lokasi yang terjadi pada dini hari tadi.

"Ya sunyi senyap, jadi dia (terduga teroris) tidak ada ribut, tidak ada berisik. Penangkapan antara pukul 01.45 sampai 02.00 WIB. Tidak ada perlawanan, mulus dan cepat," kata Bondan (36), warga Kampung Jatibening Baru RT 01 RW 02 kepada Okezone, Selasa (11/6/2019).

 Baca juga: Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris di Bekasi

Sebelumnya, pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan RT setempat terkait upaya penangkapan, yang juga bekerja sama dengan warga sekitar.

"Kita juga koordinasinya bagus. RT juga suruh diam di sini, ya sudah kita diam semua. Begitu selesai, baru kita dikasih kabar," ujarnya.

 Kontrakan terduga Teroris yang ditangkap Densus 88 di Bekasi (Foto: Wijayakusuma/Okezone)

Ia menyebutkan ada tiga orang terduga teroris yang ditangkap di rumah kontrakan milik ibu Siti yang belum lama ditempati para pelaku. "Tiga orang yang diamankan, laki-laki semua," ucap Bondan.

 Baca juga: Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Palangkaraya

Selain warga baru, kata dia, para terduga teroris juga dikenal jarang berkomunikasi dengan tetangga sekitar.

"Sekitar sebelum Lebaran sudah lihat, cuma mungkin gak pernah bergaul. Cuma datang dan pergi saja. Bawa tas atau tidak, saya tidak perhatikan," paparnya.

Sementara itu, Ruan (45) warga setempat lainnya mengaku kaget dengan penangkapan terduga teroris di lokasi. Menurutnya, ini merupakan kali pertama kampungnya dimasuki oleh teroris.

 Baca juga: Polri Masih Dalami Terduga Teroris Solo dengan Bomber Pospam Kartosuro

"Ya iyalah kaget, kampung kita kan nggak pernah ada begini. Belum lama ini kan ada di Jatikramat, Jatiasih, Tambun. Nah ini kenapa di kampung yang rame begini," celetuk perempuan yang membuka warung kecil-kecilan di rumahnya itu.

Kendati sering berbelanja ke warungnya, namun Ruan mengaku tak begitu memperhatikan sosok terduga teroris tersebut. "Iya sering ke warung, cuma saya kurang perhatikan. Tahunya sih memang orang baru. Kalau naik motor sama pake ransel gede gitu," ujarnya.

Ia juga tak pernah mengetahui aktivitas para terduga, karena suasana kontrakan yang selalu terlihat sepi. "Memang sepi sih kontrakan itu, masing-masing banget. Kalau lihat cuma satu-satu orang masuk, gak pernah banyak," tandasnya.

Sebelumnya, Tim Densus 88 dikabarkan menangkap empat terduga teroris di dua lokasi berbeda. Penangkapan pertama dilakukan terhadap terduga teroris HR alias Abu Zahra, di Jalan Lampirin Raya, Jatibening Baru, Pondokgede, Kota Bekasi, Senin 10 Juni 2019 sekira pukul 21.00 WIB. Sedangkan tiga terduga teroris lainnya, yakni AAS, IK dan KA alias Amin, ditangkap di rumah kontrakan nomor 43B RT 01 RW 02 Jalan Lampirin Raya, Jatibening Baru, Selasa dini hari sekira pukul 01.58 WIB.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini