nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4.000 Pasukan TNI-Polri Siap Antisipasi Pergerakan Massa dari Bogor ke Gedung MK

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Kamis 13 Juni 2019 20:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 13 338 2066188 4-000-pasukan-tni-polri-siap-antisipasi-pergerakan-massa-dari-bogor-ke-gedung-mk-DZcV1SW4hO.jpg Gelar pasukan TNI-Polri (Putra/Okezone)

BOGOR – Sedikitnya 4.000 personel TNI-Polri disiagakan untuk mengamankan Kabupaten Bogor menjelang sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konsitusi (MK), Jakarta. Mereka juga siap mengantisipasi pergerakan massa dari Bogor ke Jakarta.

"Kalau antisipasi jelas kita sudah ada pasukan yang disiapkan baik dari Polri maupun TNI. Ada sekitar 4.000 personel gabungan yang disiapkan," kata Kapolres Bogor AKBP AM Dicky di Mapolres Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/6/2019).

Dicky mengimbau warga Kabupaten Bogor tidak datang untuk berunjuk rasa ke Gedung MK yang pada Jumat 14 Juni besok mulai menggelar sidang sengketa Pemilu.

Ia mengajak masyarakat menerima dan mengormati apapun putusan MK.

"Intinya kita imbau agar tidak ada pengerakan massa dari Bogor ke Jakarta. Masalah Pileg dan Pilpres sudah ada yang mengurus, masyarakat menunggu saja apapun hasil dari MK kita hormati," ujarnya.

 Gedung MK

Sementara Dandim 0621 Kabupaten Bogor Letkol Inf Harry Eko Sutrisno mengaku siap bekerjasama dengan Polri untuk mengamankan Bogor.

"Sebagai penyangga Ibu Kota kita akan bekerjasama dan memberikan himbauan serta meminimalisir massa agar tidak berangkat ke Jakarta. Sehingga sidang berjalan aman, damai dan tertib," kata Harry.

(Baca juga: Melihat Ruang Sidang MK Tempat Mengadili Sengketa Pemilu 2019)

MK akan memulai sidang sengketa Pemilu 2019 besok mulai pukul 09.00 WIB. Salah satu sengketa disidang adalah yang diajukan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.

(Baca juga: MK Sidang Gugatan Prabowo Besok, Warga Jabar Diminta Tak Demo ke Jakarta)

Dalam persidangan tersebut, MK akan memutuskan dilanjutkan atau tidaknya sengketa itu ke tahapan persidangan dengan pertimbangan permohonan serta barang bukti yang diajukan oleh penggugat.(sal)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini