nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Misteri Kematian Olis Hebohkan Warga Bekasi, Polisi Bakal Bongkar Makam

Wijayakusuma, Jurnalis · Selasa 18 Juni 2019 00:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 17 338 2067534 misteri-kematian-olis-hebohkan-warga-bekasi-polisi-bakal-bongkar-makam-RSl00AOPSf.jpg

Unih, keponakan korban turut bercerita perihal kematian korban yang dinilai tak wajar serta terdapat sejumlah kejanggalan.

"Awalnya keluarga tidak curiga sama sekali. Cuma lambat laun kita dapat omongan sentilan-sentilan dari tetangga terdekat di lokasi yang bilang kematian korban tidak masuk akal dan ada dugaan pembunuhan. Nah akhirnya dari situ kita gak percaya (korban benar-benar tercebur)," ujarnya.

Meski hasil visum luar menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan, namun pihak keluarga beranggapan lain. Unih menyebutkan pada jasad korban terdapat sejumlah memar kebiruan dan beberapa luka baret, yang seolah menunjukkan adanya kekerasan fisik yang diterima korban sebelum meregang nyawa.

Ilustrasi

"Korban saat itu langsung dibawa ke Polsek dan divisum luar. Saat itu saya sempat lihat ada seperti besi kecil tertancap di dada kanan atas, warnanya abu-abu. Saya kira itu memang alat yang sengaja dipasang untuk keperluan visum. Besok paginya saya tanya ke orang yang ikut visum, katanya tidak pakai alat, hanya dipegang-pegang aja," ungkap Unih.

"Nah pas mau dimandikan, baru terlihat di kedua telinga korban, dada dan punggung membiru dan terdapat luka baret. Di jidat juga ada benjolan kecil-kecil," ujarnya.

Unih juga membeberkan bahwa rumah tangga korban sebelumnya tengah bermasalah dan diambang perceraian. Hal ini dikarenakan sang suami tidak pernah menafkahi korban dan kedua anak hasil pernikahan korban dengan suami pertama, Nining Mudrika (25) dan Ade Ismail (18). Selama ini hanya korban seorang diri yang mencari nafkah dengan berjualan sembari mengepul rongsokan.

"Beberapa bulan terakhir korban sering curhat ke saya mau bercerai karena gak pernah dinafkahi. Korban juga sering curhat ke anaknya soal modal usaha yang dipinjam suaminya tapi gak pernah dikembalikan. Karena merasa gak kuat, korban sempat memutuskan pisah ranjang selama dua bulan," jelasnya.

Dua hari sebelum kejadian, kata Unih, suami korban diketahui selalu datang berkunjung ke rumah korban untuk sekedar tidur dan pulang keesokan paginya.

"Malam Sabtu pulang, malam Minggu pulang, dan kejadiannya Minggu sore tiba-tiba bibi saya ditemukan terkapar di tanggul itu. Kenapa hari Minggu itu suaminya kesana? Saya sendiri gak tahu kalau mereka udah baikan," celetuknya.

Pihak keluarga berharap kepolisian dapat segera melakukan autopsi dengan membongkar kembali makam, untuk memastikan penyebab sesungguhnya kematian korban.

"Saya berharap pihak kepolisian bisa membantu kami mengungkap kasus ini secepatnya dan tidak pandang bulu, karena kami menduga kematian korban tidak wajar," imbuhnya.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini